Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Menikmati Legenda Danau Lucerne di Swiss
Kapal uap Gallia di Danau Lucerne, Swiss. Dok: www.lakelucerne.ch
  • What?
    Perjalanan wisata bertajuk “Legends of Lake Lucerne” menggunakan kapal uap Gallia yang menawarkan pengalaman berlayar dan menikmati hidangan gourmet di Danau Lucerne, Swiss.
  • Who?
    Para wisatawan dari berbagai negara, awak kapal Gallia yang berpengalaman, serta penyelenggara perjalanan wisata di Danau Lucerne.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Danau Lucerne, kota Lucerne, Swiss, dengan rute pelayaran menggunakan kapal uap Gallia.
  • When?
    Pelayaran dilakukan pada pagi hari dengan durasi sekitar lima jam; kapal Gallia sendiri telah beroperasi sejak tahun 1913 hingga saat ini.
  • Why?
    Pelayaran ini diselenggarakan untuk menghadirkan pengalaman wisata klasik dan mewah yang memadukan sejarah, kuliner khas Swiss, serta panorama alam Danau Lucerne.
  • How?
    Wisatawan menaiki kapal uap Gallia dengan kapasitas sekitar 60 tamu, menikmati menu lima hidangan dan minuman sambil berlayar tenang mengelilingi danau dengan layanan ramah dari awak kapal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lucerne, FORTUNE - Pria dengan topi tinggi dan setelan jas berwarna putih itu menyambut para tamu dengan ramah. Ia menanyakan dari mana masing-masing tamu berasal. Ia pun sebisa mungkin menyambut dengan bahasa para tamu tersebut, yang tentunya berasal dari beraneka ragam latar belakang.

Ini adalah perjalanan yang akan membawa Anda mundur—ke masa ketika perjalanan adalah pengalaman, bukan sekadar perpindahan. Legends of Lake Lucerne, namanya, salah satu destinasi favorit ketika Anda mengunjungi Lucerne.

Di pagi yang tenang di jantung Swiss, ketika kabut tipis masih menggantung di atas danau, kapal uap Gallia bersiap berlayar. Tidak terburu-buru. Tidak bising. Hanya denting halus mesin uap yang mengingatkan bahwa ini bukan kapal biasa, melainkan sebuah warisan yang masih hidup.

Di atas Gallia, waktu seperti kehilangan urgensinya. Kapal ini tidak didesain untuk mengejar, melainkan untuk menghayati. Dengan hanya sekitar 60 tamu, ruang terasa lapang, percakapan tidak perlu ditinggikan, dan setiap sudut terasa seperti milik pribadi. Anda bisa melihat dengan mudah mesin Gallia yang bergerak berputar sembari bercakap-cakap dengan tamu lainnya.

Danau Lucerne membentang seperti kanvas. Airnya tenang, hampir seperti kaca, memantulkan siluet pegunungan yang berdiri anggun sejak ribuan tahun lalu. Di titik ini, Anda mulai memahami: kemewahan bukan soal berlebihan, melainkan tentang ruang untuk dinikmati.

Lima Jam Perjalanan

Di banyak tempat, fine dining sering kali terasa seperti pertunjukan. Di sini, ia terasa seperti percakapan. Menu lima hidangan disusun bukan sekadar untuk mengesankan para tamu, tetapi juga bercerita.

Daging sapi Swiss yang dimasak presisi, ikan zander yang lembut, hingga wine yang dipilih secara selektif. Tidak ketinggalan: fondue, hidangan khas Swiss ketika keju dilelehkan dalam panci lalu dimakan dengan cara mencelupkan potongan roti.

Yang menarik, tidak ada keharusan bagi para tamu untuk duduk diam sepanjang waktu. Di dek terbuka, misalnya, saat angin ringan membawa aroma danau, atau di sudut tenang dengan panorama pegunungan. Anda bisa membawa segelas wine—yang tersedia di sepanjang perjalanan—sembari menikmati panorama kota Lucerne.

Selain hidangan, ada satu hal yang sering luput dari definisi kemewahan: kehangatan. Awak kapal di Gallia tidak memainkan peran sebagai petugas, melainkan berbagi cerita dengan para tamu. Banyak dari mereka telah menghabiskan bahkan hingga puluhan tahun di danau ini.

Mereka tahu kapan harus hadir, dan kapan memberi ruang. Anda bisa berbincang santai, atau bahkan berdiri di dekat kapten, mendengar cerita yang tidak tertulis pada brosur. 

Kapal uap Gallia pertama kali diluncurkan pada 1913. Artinya, tahun ini usianya berkisar 113 tahun. Kapal tersebut juga menjadi salah satu kapal uap tercepat di danau Eropa, sekaligus ikon dari Danau Lucerne, dan masih terus berlayar.

Pun demikian, yang membuatnya istimewa bukan hanya usia, melainkan kemampuannya beradaptasi. Di balik deknya, terdapat mesin uap yang masih bekerja—dipadukan dengan inovasi modern, termasuk penggunaan energi yang lebih berkelanjutan. Tradisi tidak dipertahankan sebagai nostalgia, tetapi sebagai fondasi untuk bergerak maju.

Perjalanan ini berlangsung sekitar 5 jam dengan harga tiket CHF554 per orang. Harga tersebut sudah termasuk 5-course gourmet dining dan seluruh minuman—alkohol dan non-alkohol.

Anda pun bisa mendapatkan diskon jika memiliki Swiss Travel Pass—atau diskon khusus untuk anak berusia 6–16 tahun.

Editorial Team