Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Paramount Land Bidik Pasar Hunian Resort Luxury di Gading Serpong
Dok. Paramount Land

Jakarta, FORTUNE – Tren hunian premium berbasis wellness dan resort living terus menguat di kawasan Asia-Pasifik. Dalam laporan Asia-Pacific Outlook 2025, Knight Frank mencatat konsep residensial yang menggabungkan pengalaman tinggal dengan nuansa liburan semakin diminati kalangan affluent buyers, khususnya di emerging markets. Laporan juga menunjukkan harga luxury residential global masih tumbuh 3,1 persen pada 2023, ditopang permintaan konsumen kelas atas di tengah ketidakpastian ekonomi.

Knight Frank juga mencatat properti dengan konsep waterfront view atau menghadap perairan memiliki premium value sekitar 30–40 persen lebih tinggi dibandingkan properti non-waterfront. Di Indonesia, tren tersebut mulai mendorong pengembang memperluas proyek hunian mewah yang mengedepankan unsur alam, privasi, dan kualitas hidup.

Melihat peluang tersebut, Paramount Land memperkuat ekspansi di segmen hunian premium melalui peluncuran Matera Lakeside, proyek residensial berkonsep resort luxury di kawasan Gading Serpong. Langkah ini menjadi strategi perusahaan membidik masyarakat urban menengah atas yang mencari keseimbangan antara gaya hidup modern, privasi, serta koneksi dengan alam di tengah pesatnya perkembangan kota mandiri.

Dalam beberapa tahun terakhir, sisi selatan Paramount Gading Serpong berkembang menjadi pusat komersial dan gaya hidup baru yang ramai di koridor barat Jakarta. Kawasan yang dikenal sebagai “The Most Vibrant Commercial Area in Gading Serpong” itu melahirkan berbagai area komersial seperti Maggiore, Pisa Grande, Sorrento, Verona, Manhattan District, hingga Aniva.

Pertumbuhan tersebut turut mendorong hadirnya restoran, lifestyle hub, pusat bisnis, hingga destinasi hiburan baru yang ramai dikunjungi masyarakat urban. Namun di balik dinamika kawasan, Paramount Land melihat munculnya kebutuhan baru dari konsumen premium yang mendambakan hunian dengan privasi lebih tinggi dan suasana yang lebih tenang.

Perusahaan kemudian menghadirkan Matera Lakeside di kawasan Matera yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu hunian luxury di Tangerang melalui proyek Matera Residences dan Matera Signature.

Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave, mengatakan elemen alam menjadi diferensiasi penting dalam pengembangan residensial premium di kawasan urban.

“Properti dengan waterfront view, terutama yang alami, memiliki nilai yang jauh lebih tinggi, baik secara emosional maupun investasi, karena menghadirkan gaya hidup yang langka dan tidak dapat direplikasi," ujarnya dalam keterangan pers, Senin (11/5).

Selain menawarkan nilai investasi, perusahaan menilai konsep hunian yang terintegrasi dengan ruang hijau dan elemen air kini semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat urban modern. Kehadiran green space dan blue space dinilai mampu menurunkan tingkat stres, mendukung produktivitas, serta meningkatkan kualitas hidup penghuni.

Matera Lakeside dirancang dengan pendekatan low-density luxury living yang menekankan privasi dan eksklusivitas kawasan. "Jumlah unit dibuat terbatas dengan tata kawasan yang memungkinkan setiap hunian memperoleh akses visual optimal ke danau dan area terbuka hijau," ujar Chrissandy.

Paramount Land sendiri merupakan bagian dari Paramount Enterprise dan dikenal sebagai pengembang Paramount Gading Serpong yang kini berkembang menjadi kota mandiri sekaligus new economic hub di barat Jakarta. Kawasan tersebut memiliki akses langsung ke Tol Jakarta-Merak, JORR, hingga Tol Serbaraja-Legok serta dilengkapi berbagai fasilitas seperti rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan, lapangan golf, hingga institusi pendidikan.

Selain Gading Serpong, Paramount Land juga mengembangkan Paramount Petals, kota mandiri seluas sekitar 400 hektare di barat Jakarta yang terhubung dengan Tol Jakarta–Tangerang. Perusahaan juga memiliki proyek di Paramount Village Semarang serta sejumlah land bank di berbagai kota besar Indonesia.

Editorial Team