Pernyataan tersebut juga telah dikonfirmasi secara langsung oleh Kepala Divisi penjualan BMW Pieter Nota. Menurutnya, rekor penjualan mobil termasuk dalam penjualan merek lain perusahaan, seperti MINI dan Rolls-Royce.
“Kami mengharapkan pertumbuhan yang lebih menguntungkan hingga 2022,” tambah Nota.
Sementara Mercedes Benz harus puas dengan angka penjualan 2,05 juta unit pada 2021.
Pencapaian tersebut mengagetkan para pengamat mobil dan otomotif. Pasalnya, pada penjualan mobil EV, Mercedes Benz mengalami peningkatan yang sangat istimewa sampai 90 persen dengan jumlah unit mencapai 99.301 unit.
Persaingan tahun ini diperkirakan semakin sengit dengan peluncuran model-model terbaru. Mengutip laman bmwblog.com ,pada 2022 BMW kemungkinan meluncurkan beberapa model baru, termasuk jajaran EV BMW dan hybrid. Ada Seri 3 Facelift, G60 BMW Seri 5, BMW Seri 7 G70/G71, BMW Seri 8 Facelift, BMW M2 G87, BMW M3 Touring G81, BMW M4 CSL G82, BMW XM G09, BMW X1 U11, BMW X5/X6 Facelift, BMW X7 Facelift, BMW iX1 U01, BMW iX M60, dan BMW Z4 Facelift.
Sementera itu, Mercedes-Benz akan meluncurkan 32 model baru pada 2022 yang didominasi EV, hypercar Project One, Smart SUV, sedan hybrid plug-in 800bhp-plus, dan sejumlah model penerus. Mengutip autocar, di lini Mercedes-AMG akan hadir GT 4-Door Coupé dan GT Black Series. Selain itu, lima EV dari jajaran mobil listrik EQ juga akan hadir, termasuk seri EQA dan EQS, ditambah model EQB , EQE dan EQG baru, serta model lain yang akan jadi kejutan.