Jakarta, FORTUNE - Sudah menjadi rahasia umum jika minat terhadap jam tangan Rolex tak pernah surut. Namun, awal 2023 merek jam tangan mewah asal Swiss ini mengumumkan kenaikan harga pada 1 Januari. Kenaikan harga ini dibatasi rata-rata sekitar 2,5 persen bergantung modelnya.
Tahun lalu Rolex sebenarnya sudah menaikkan harga antara 4-10 persen di Eropa, menyusul Inggris dengan kenaikan sekitar 5 persen. Kenaikan harga kembali dilakukan menjadi 3,7 persen di Eropa, sedangkan di Amerika Serikat kenaikan mulai dari kisaran 2 persen hingga 6 persen.
Melonjaknya harga di ini turut dipengaruhi dolar yang tidak stabil dan situasi ekonomi belakangan. Namun, secara umum permintaan yang meningkat di tengah pasokan yang terbatas jadi faktor utama.
Melansir Watchpro, di Inggris harga Oystersteel Submariner tanpa tanggal naik sebesar £200 (2,7 persen dari £7.500 menjadi £7.700.
Sementara, bagi yang masuk dalam daftar tunggu untuk Daytona harus mencari tambahan £350 karena harganya telah naik 2,9 persen menjadi £12.500. Adapun untuk Day-Date white gold 40mm, melonjak dari £31.450 menjadi £35.000, naik 11,3 persen.