Chopard menggunakan emas kuning 18 karat bersertifikasi Fairmined. Emas kuning ini akan ditempatkan di atas alas yang terbuat dari kuarsa mawar.
Kuarsa mawar dipilih untuk melambangkan cinta tanpa syarat yang mengikat Festival dengan sinema, sekaligus cinta Chopard dengan Festival sejak 1997.
Chopard sendiri menghargai kemitraan ini sebagai kisah cinta yang harus ditulis. Seluruhnya terkandung dalam sumpah terus diperbarui, persis seperti yang disoroti Caroline Scheufele di Cannes tahun ini dengan tema 'Chopard Loves Cinema'.
Menariknya, benang merah kemitraan diikat dalam vignette (short movie) baru berjudul “Chopard Legacy”. Toko perhiasan ditampilkan menjadi sinematik, menggunakan teknik film yang disukai, serta cuplikan dari festival-festival masa lalu untuk menggambarkan hubungannya dengan peristiwa bersejarah itu.
“Vignette tersebut menunjukkan kepada konsumen inspirasi untuk desainer dan hubungan yang dimiliki rumah dengan Festival Film Cannes dan bioskop pada umumnya,” kata Donnie Pacheco, pendiri Donnie P. Consulting, Seattle.
Dia menambahkan, sketsa ini membangkitkan emosi penonton serta membuat engagement yang menarik hubungan langsung ke merek dan dunia selebritas tanpa menyebutkan langsung.
“Konsumen juga terbawa dalam koleksi yang terinspirasi oleh festival tercinta, serta cara kerja acara tersebut,” katanya.
Film pendek ini adalah perayaan dari kemitraan 25 tahun yang terus berkembang. Selain itu, sebagai simbol cinta bersama untuk sinema dan semua kemewahan yang melekat, dengan perhiasan Chopard menjadi pusatnya.