- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 12 Oktober 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 13 Oktober 2026
- Cum dividen pasar tunai: 14 Oktober 2026
- Recording date atau DPS: 14 Oktober 2026 pukul 16.00
- Ex dividen pasar tunai: 15 Oktober 2026
- Pembayaran dividen: 30 Oktober 2026
ASII Tebar Dividen Interim Rp3,9 Triliun, Simak Jadwalnya

Astra International membagikan dividen interim 2026 sebesar Rp98 per saham, dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.
Cum dividen pasar reguler berlangsung 12 Oktober dan ex dividen 13 Oktober.
Laba bersih semester I 2026 turun menjadi Rp12,53 triliun, dipengaruhi pelemahan pertambangan dan alat berat.
Jakarta, FORTUNE — PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp98 per saham. Total nilai dividen yang ditetapkan mencapai Rp3,89 triliun.
Pembayaran dividen dijadwalkan pada 30 Oktober 2026. Sebelum tanggal tersebut, pemegang saham perlu memperhatikan jadwal cum dividen, ex dividen, dan recording date yang ditetapkan ASII.
Jadwal dividen interim ASII
Berikut jadwal pembagian dividen interim Astra International:
Cum dividen merupakan batas terakhir bagi investor untuk memiliki saham agar tercatat berhak atas dividen pada mekanisme pasar terkait. Setelah memasuki tanggal ex dividen, pembelian saham tidak lagi membuat investor memperoleh hak atas pembagian tersebut.
Astra mencatat pemegang saham yang berhak menerima dividen berdasarkan Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 14 Oktober 2026 pukul 16.00.
Nilai dividen dan laba Astra
Dividen interim yang dibagikan ASII ditetapkan sebesar Rp98 per saham dengan total nilai mencapai Rp3.895.746.738.520 (Rp3,89 triliun). Jumlah itu berasal dari kinerja keuangan Astra hingga 30 Juni 2026.
Pada periode tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk mencapai Rp12,53 triliun. Astra juga mencatat saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp219,33 triliun dan total ekuitas Rp289,84 triliun.
Dividen Rp98 per saham setara dengan sekitar 30,3 persen dari laba bersih semester I 2026. Dengan menggunakan harga penutupan ASII pada Jumat (2/10) sebesar Rp4.630 per saham, dividend yield dari dividen interim tersebut mencapai 2,12 persen.
Kinerja semester I 2026
Pembagian dividen berlangsung ketika kinerja Astra pada semester I 2026 mengalami tekanan. Laba bersih ASII sebesar Rp12,53 triliun, turun dari Rp15,51 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pendapatan bersih konsolidasian Grup Astra juga turun 3 persen secara tahunan menjadi Rp157,91 triliun dari Rp162,85 triliun pada semester I 2025.
Penurunan laba terutama berkaitan dengan kinerja bisnis Solusi Pertambangan dan Alat Berat. Pada semester I 2026, laba bersih segmen Mining Solutions & Heavy Equipment, tidak termasuk pos non-berulang, turun 46 persen menjadi Rp2,7 triliun.
Tekanan tersebut antara lain berasal dari penurunan volume produksi batu bara, penjualan alat berat, serta volume penjualan emas. Volume penjualan batu bara Astra turun 7 persen menjadi 7,2 juta ton dari 7,8 juta ton.
Penjualan alat berat Komatsu juga turun 27 persen menjadi 1.994 unit dari 2.728 unit. Sementara itu, volume penjualan emas merosot 82 persen menjadi 23 ribu ounce dari 125 ribu ounce.
Di tengah tekanan tersebut, sejumlah bisnis lain masih tumbuh. Segmen otomotif mencatat pertumbuhan 9 persen, sedangkan jasa keuangan tumbuh 6 persen. Bisnis lainnya juga tumbuh 31 persen pada semester I 2026.
Buyback berpengaruh pada jumlah dividen
Astra juga sedang menjalankan program pembelian kembali saham. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam penentuan jumlah dividen yang dibayarkan berdasarkan DPS.
Dalam keterbukaan informasi, perseroan menyatakan jumlah dividen interim yang dibagikan bergantung pada jumlah saham yang berhak menerima dividen. Jumlah tersebut mengacu pada Daftar Pemegang Saham pada recording date.
Sebelumnya, sejumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris Astra juga membeli saham ASII pada 21–24 September 2026. Total pembelian mencapai 5.158.700 saham dengan nilai sekitar Rp24,76 miliar. Seluruh transaksi tersebut dikategorikan sebagai investasi dan menggunakan saham biasa.
FAQ seputar ASII tebar dividen interim
Berapa dividen interim ASII 2026? Astra menetapkan dividen interim sebesar Rp98 per saham.
Kapan cum dividen ASII? Cum dividen pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 12 Oktober 2026.
Kapan recording date ASII? Recording date ditetapkan pada 14 Oktober 2026 pukul 16.00.
Kapan dividen interim ASII dibayarkan? Pembayaran dividen dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.







