- Tanggal Daftar Pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date): 2 Oktober 2026.
- Pasar regular dan negosiasi:
- Cum dividen: 30 September 2026.
- Ex dividen: 1 Oktober 2026.
- Pasar tunai:
- Cum dividen: 2 Oktober 2026.
- Ex dividen: 5 Oktober 2026.
CDIA Bagikan Dividen Interim Rp1,42/Saham, Dibayar 22 Oktober

- CDIA akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp1,42 per saham, dengan total US$10 juta atau 57,85 persen dari laba bersih semester I 2026.
- Dividen dijadwalkan dibayar pada 22 Oktober 2026. Pemegang saham yang tercatat pada 2 Oktober 2026 berhak menerima pembagian tersebut.
- Semester I 2026, pendapatan bersih CDIA naik 22,8 persen menjadi US$82,1 juta, didorong logistik; EBITDA tumbuh 25,3 persen menjadi US$31,6 juta.
Jakarta, FORTUNE - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akan membagikan dividen interim senilai Rp1,42 per saham kepada para pemegang saham.
Secara total, dividen interim CDIA untuk tahun buku 2026 mencapai US$10 juta. Rasio pembayaran dividen tersebut setara hampir 57,85 persen dari laba bersih CDIA per 30 Juni 2026, yakni US$17,28 juta.
"Tanggal pembayaran dividen adalah 22 Oktober 2026," demikian menurut Corporate Secretary CDIA, Merly, dikutip dari pengumuman resmi CDIA dalam keterbukaan informasi, Selasa (22/9).
Secara detail, berikut ini jadwal pembagian dividen interim CDIA untuk tahun buku 2026:
Selain laba bersih, data keuangan yang mendasari pembagian dividen CDIA tersebut terdiri dari:
- Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya: US$98,89 juta.
- Total ekuitas: US$1,1 miliar.
Selama semester-I 2026, CDIA mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 22,8 persen (YoY) dari US$66,9 juta menjadi US$82,1 juta. Katalis utamanya adalah segmen logistik yang membukukan kenaikan pendapatan 80,2 persen menjadi US$27 juta, seiring dengan ekspansi berkelanjuan pada bisnis logistik maritim dan darat.
Selain itu, pendapatan dari segmen energi juga tumbuh 5,4 persen menjadi US$51,8 juta.
Dari segi profitabilitas, EBITDA CDIA naik 25,3 persen (YoY) menjadi US$31,6 juta. Margin EBITDA perseroan juga naik dari 37,7 persen menjadi 38,5 persen.
Pada neraca keuangan, CDIA membukukan aset senilai US$1,93 miliar, naik 10,9 persen. Sementara itu, pos kas dan setara kas, serta surat berharga, berada di posisi US$658,7 juta. Investasi modal perseroan sendiri mencapai US$94,2 juta selama periode yang sama.
Pada akhir perdagangan Selasa, harga saham CDIA ditutup melemah 2,36 persen.















