Jakarta, FORTUNE - Emiten afiliasi Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Senin (26/1). Agenda RUPSLB itu adalah persetujuan perubahan pengurus TPIA.
Berdasarkan rapat itu, perseroan mengangkat direksi dan komisaris baru, seiring dengan pengunduran diri oleh 1 orang direksi dan 1 orang komisaris. Keputusan itu efektif berlaku sejak penutupan RUPSLB.
"Dalam rapat ini disetujui pengangkatan Konlakan Chankachangchaeng sebagai direktur dan Rungnapa Janchookiat sebagai komisaris," demikian keterangan Head of Corporate Communications Chandra Asri Group, Chrysanthi Tarigan, Senin.
Konlakan Changkachangchaeng merupakan Warga Negara Thailand dengan gelar Sarjana Teknik Listrik dan Magister Keuangan. Sejak April 2023, ia menjabat sebagai Managing Director TOP SPP Co. Ltd. Selain itu, ia juga pernah bekerja di Thai Oil Public Company Limited dengan 3 posisi berbeda, yakni Electrical Project Manager pada Juli 2010-Desember 2015, (Acting) Manager-Electrical Engineering pada Januari 2016-Juni 2016, dan Manager-Electrical Engineering pada Juli 2016-Maret 2023.
Sementara itu, Rungnapa Janchookiat menduduki sejumlah posisi strategis, di antaranya: Direktur Thappline Co. Ltd. (Januari 2025-saat ini), Chairman of the Board of Directors Thaioil Solvent Co. Ltd. (Desember 2024-saat ini), Direktur TOPNext International Co. Ltd. (November 2024-saat ini), dan Chairman of the Member's Council TOP Solvent (Vietnam) LLC. (November 2024-saat ini).
Keduanya menggantikan Suwit Wiwattanawanich selaku direktur dan Santi Wasanasiri selaku komisaris, efektif terhitung sejak 1 Januari 2026.
Selain itu, TPIA juga mengangkat Pongpun Amornvivat sebagai komisaris efektif per 1 Februari 2026. Ia menggantikan Bandhit Thamprajamchit dari jabatannya selaku komisaris. Pongpun Amornvivat saat ini menduduki beberapa jabatan setara C-Level, yakni:
Direktur PE LNG Co. Ltd. dan PTT Global Chemical Public Company (Februari 2024-saat ini).
Senior Executive Vice President, Gas Business Unit PTT Public Company Limited (Desember 2024-saat ini).
Chairman PTT Natural Gas Distribution Co. Ltd. (Januari 2025-saat ini).
"Pergantian jabatan ini merupakan rotasi biasa dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pergantian manajemen ini tidak berdampak terhadap kelangsungan kegiatan operasional maupun komitmen perseroan dalam menjalankan strategi bisnis jangka panjang," ujar Chrysanthi.
Sepanjang 2025, Chandra Asri Group melakukan transformasi guna memperkuat fundamental bisnis yang kini mencakup sektor energi, kimia, dan infrastruktur. Prinsip keberlanjutan menjadi inti strategi pertumbuhan jangka panjang perseroan.
Dalam periode itu, perseroan juga membagikan dividen interim kepada para pemegang saham pada November 2025. Nilainya mencapai US$20 juta.
