Jakarta, FORTUNE - Emiten pengelola jaringan Alfamidi, PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), memutuskan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Nilainya berjumlah Rp127,05 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi di situs web Bursa Efek Indonesia (BEI), dividen interim tersebut setara dengan Rp3,8 per lembar saham.
"Tanggal pembayaran dividen [jatuh pada] 1 Desember 2026," en MIDI pengumuman.
Dividen interim MIDI itu dilandasi oleh data keuangan per 30 September 2026, yang mencakup:
Laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp705,57 miliar.
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya senilai Rp3,22 triliun.
Total ekuitas sebesar Rp4,85 triliun.
Dengan jumlah laba bersih tersebut, maka rasio pembayaran dividen interim MIDI pada tahun buku 2026 adalah 18 persen.
Keputusan tersebut sudah mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris MIDI pada 2 November 2026, menyusul keputusan direksi pada 27 Oktober 2026.
Jika mengacu pada harga saham MIDI per akhir perdagangan 27 Oktober, yakni Rp256, maka estimasi yield dividen interim MIDI adalah 1,48 persen.
Para pemegang saham perseroan yang berhak atas dividen interim adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 13 November 2026 sampai dengan pukul 16.00 WIB.
Secara terperinci, berikut ini jadwal pembagian dividen MIDI:
Cum dividen interim di pasar reguler dan negosiasi: 11 November 2026.
Ex dividen interim di pasar reguler dan negosiasi: 12 November 2026.
Cum dividen interim di pasar tunai: 13 November 2026.
Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak atas dividen interim: 13 November 2026.
Ex dividen interim di pasar tunai: 16 November 2026.
Saham MIDI diperdagangkan di harga Rp258 pada akhir perdagangan Selasa (3/11).