Kinerja keuangan emiten industri pengolahan udang, pembekuan udang dan perdagangan milik Kaesang Pangarep, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) menurun tajam. Penurunan pendapatan pada kuartal III-2024 menyebabkan perusahaan mengalami kerugian.
Secara rinci, penjualan bersih PMMP pada kuartal III-2024 merosot 57,99 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai 63,38 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp1 triliun.
Beban pokok juga mengalami penurunan sebesar 49,38 persen tahunan menjadi 62,33 juta dolar AS seiring dengan menurunnya penjualan.
Dalam hal ini, penurunan penjualan yang signifikan membuat PMMP mencatatkan laba kotor sebesar 1,05 juta dolar AS, atau menurun 96,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 27,36 juta dolar AS.
Adapun, kerugian PMMP disebabkan oleh penurunan penjualan perusahaan sebesar 40,18 persen, mencapai 59,9 juta dolar AS, dibandingkan dengan pada periode yang sama tahun lalu sebesar 100,14 juta dolar AS. Sementara itu, beban pokok mengalami kontraksi dari 85,2 juta dolar AS menjadi 6,146 juta dolar AS.
PMMP tercatat mengalami kerugian sebesar 15,26 juta dolar AS, setara dengan sekitar Rp240 miliar, berbalik dari kondisi laba sebesar 5,29 juta dolar AS, yang setara dengan Rp83,28 miliar pada periode yang sama tahun lalu.