Jakarta, FORTUNE - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membantah kabar merger GoTo dan Grab, Selasa (4/2).
Sekretaris Perusahaan GOTO, R A Koesoemohadiani mengklarifikasi bahwa tak ada kesepakatan antara perseroan dengan pihak manapun untuk melakukan transaksi merger.
"Perseroan mencatat bahwa berita yang sama juga beredar dari waktu ke waktu di masa lampau dalam beberapa tahun terakhir dan berita-berita tersebut adalah berdasarkan spekulasi," jelasnya dalam keterbukaan informasi IDX atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lebih lanjut, ia menambahkan, berita yang beredar di media massa juga tidak berdampak merugikan terhadap kegiatan operasional dan kelangsungan usaha perseroan.
Sebelumnya, perwakilan Grab Indonesia juga telah buka suara terkait isu merger Grab-GoTo yang kembali muncul. "Kami tidak berkomentar mengenai rumor atau spekulasi yang beredar," demikian pernyataan Grab kepada Fortune Indonesia.