Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Hitung Mundur Bitcoin Halving Dimulai, Pasokan BTC Kian Menipis
Ilustrasi Bitcoin (pexels.com/Tugay Kocatürk)

Jakarta, FORTUNE - Peristiwa Bitcoin Halving kembali menjadi sorotan pelaku pasar aset kripto. Jaringan Bitcoin saat ini tercatat hanya menyisakan sekitar 100 ribu blok sebelum memasuki fase halving berikutnya yang diperkirakan berlangsung pada 2028.

Melansir CoinMarketCap, Bitcoin Halving merupakan mekanisme penting dalam ekosistem kripto yang terjadi setiap 210 ribu blok. Dalam proses tersebut, imbalan atau reward yang diterima penambang bitcoin untuk setiap blok baru akan dipotong secara otomatis menjadi setengahnya. Konsep halving sebenarnya sudah dirancang sejak awal peluncuran Bitcoin. White paper Bitcoin menjelaskan mekanisme pengurangan emisi secara bertahap beserta jadwal pelaksanaannya.

Halving pertama terjadi pada 28 November 2012 setelah lebih dari 210 ribu blok berhasil ditambang. Saat itu, reward penambangan turun dari 50 BTC menjadi 25 BTC per blok. Sementara halving terbaru berlangsung pada 20 April 2024 di blok ke-840.000. Dalam peristiwa tersebut, reward penambang kembali dipangkas dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC.

Halving selanjutnya diperkirakan terjadi saat jaringan mencapai blok ke-1.050.000 atau sekitar tahun 2028. Meski demikian, jadwal pastinya masih dapat berubah karena waktu pembentukan blok bitcoin tidak selalu konsisten.

Apa dampak bagi penambang? Dalam jaringan Bitcoin, penambang memiliki peran penting untuk memvalidasi transaksi dan menjaga keamanan blockchain dari berbagai ancaman. Selama reward penambangan masih tersedia, para penambang akan terus terdorong untuk menjalankan proses mining dan membantu menjaga keamanan jaringan Bitcoin.

Mekanisme halving membuat emisi bitcoin berlangsung lebih lama sekaligus menjaga kelangkaan aset. Ketika kelangkaan meningkat dan nilai bitcoin berpotensi naik, aktivitas penambangan diperkirakan tetap menarik bagi para miner dalam jangka panjang.

Melansir Coingecko, dalam halving mendatang, hadiah bagi penambang bitcoin akan berkurang dari 3,125 BTC menjadi 1,5625 BTC per blok. Kondisi ini membuat jumlah bitcoin baru yang beredar di pasar semakin terbatas.

Bagi para penambang, pemangkasan reward tersebut berpotensi menekan pendapatan karena hasil yang diterima turun hingga 50 persen. Namun, mekanisme halving memang dirancang sebagai bagian dari sistem Bitcoin untuk menjaga keterbatasan pasokan sekaligus memperkuat kelangkaan aset dalam jangka panjang.

Halving Bitcoin terakhir terjadi pada 20 April 2024. Saat itu, reward penambang turun dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok. Mendekati fase halving berikutnya, perhatian investor, trader, hingga pelaku industri kripto diperkirakan akan kembali meningkat.

Dalam beberapa siklus sebelumnya, Bitcoin Halving kerap memunculkan beragam pandangan di pasar. Sebagian investor meyakini berkurangnya suplai bitcoin dapat mendukung kenaikan harga dalam jangka panjang. Di sisi lain, ada pula pelaku pasar yang menilai dampak halving sebenarnya sudah lebih dahulu tercermin dalam pergerakan harga bitcoin.

Meski begitu, tersisanya sekitar 100 ribu blok menuju halving menjadi pengingat bahwa mekanisme pasokan Bitcoin terus berjalan sesuai sistem yang telah dirancang sejak awal. Seiring semakin dekatnya halving 2028, pasar diperkirakan akan semakin mencermati biaya penambangan, minat investor, perkembangan ETF bitcoin, hingga dinamika industri kripto secara keseluruhan.

Editorial Team