Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
5.png
Internet Rakyat milik emiten Hashim Djojohadikusumo (WIFI) masuk tahap komersialisasi. (Dok. WIFI)

Jakarta, FORTUNE - Anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) afiliasi Hashim Djojohadikusumo, PT Telemedia Komunikasi Pratama, merilis layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1,4 GHz, Kamis (19/2). Merek layanannya, Internet Rakyat (IRA).

Peluncuran Internet Rakyat itu mengawali fase komersialisasi secara penuh layanan itu. Perseroan menargetkan menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan. Untuk merealisasikan target itu, WIFI pun membidik pengembangan jaringan mencakup lebih dari 5.500 site aktif pada 2026 di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua atau Regional I.

"Implementasi ini menjadi salah satu rollout awal 5G FWA terbesar di kawasan," kata Direktur WIFI dan Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong dalam keterangan resminya, Kamis.

Sebagai konteks, sebelumnya, PT Telemedia Komunikasi Pratama memenangkan lelang pita frekuensi 1,4 GHz untuk Broadbang Wireless Access (BWA) 2025 bersama PT Eka Mas Republik atau MyRepublic milik Grup Sinar Mas. PT Telemedia Komunikasi Pratama membukukan penawaran tertinggi untuk Regional I, yakni Rp403,76 miliar. Proses lelangnya dilakukan pada Oktober 2025 oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Frekuensi 1,4 GHz sendiri merupakan mid-band yang didesain untuk cakupan luas dan kapasitas besar. Alhasil, PT Telemedia Komunikasi Pratama pun menawarkan layanan 5G FWA 1,4 GHz dengan kecepatan unduh hingga 100 Mbps, dengan harga Rp100.000 per bulan. Selain itu, jaringannya juga terintegrasi dengan backbone fiber nasional milik SURGE.

WIFI menyatakan, pemanfaatan spektrum itu menunjukkan hasil efisiensi penggunaan frekuensi dapat mendukung ekspansi fixed broadband yang terjangkau dan berskala besar. "Keunggulan spektrum 1,4 GHz memberikan kekuatan pada penetrasi indoor," ujar Shannedy Ong.

Dikutip dari IDX Mobile, saham WIFI diperdagangkan di harga Rp2.560 pada Kamis pukul 11.07 WIB, sama seperti pada penutupan perdagangan Rabu (18/2).

Editorial Team