Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali terkoreksi pada Kamis (22/1), setelah ditutup melemah 1,36 persen pada penutupan perdagangan Rabu (21/1).

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, secara teknikal, IHSG akan bergerak di antara support 8.948 dan resisten di 9.035. Saham-saham yang ia soroti hari ini, mencakup: ANTM, PSKT, dan EMTK.

"Selama sentimen global dan pergerakan rupiah belum menunjukkan perbaikan signifikan, tekanan diperkirakan masih berlanjut," kata Reza dalam riset hariannya.

Sektor komoditas, khususnya emas, tetap menarik dicermati seiring harga yang kembali mencetak all-time high di kisaran 4.800 didorong meningkatnya permintaan aset safe haven.

Kemarin, IHSG tertekan karena dipicu kombinasi sentimen global dan domestik. Khususnya karena pelemahan nilai tukar rupiah serta meningkatnya risiko capital outflow karena wacana tarif baru dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen, tapi belum cukup menahan tekanan jual.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia menyoroti sentimen positif dari penguatan indeks di bursa Wall Street, serta berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah, CPO, dan beberapa komoditas mineral logam lainnya.

Sementara itu mulai adanya sementara itu tekanan jual investor asing di bank BCA dan pergerakan rupiah yang cenderung melemah mendekati level Rp17.000 berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan.

"IHSG diprediksi akan bergerak akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 8.920/8.830 dan resisten di 9.100/9.190," ujar tim riset ritel CGS International Sekuritas Indonesia dalam riset hariannya.

Lebih lanjut, daftar saham pilihan dari tim CGS International Sekuritas Indonesia hari ini, meliputi: NCKL, INCO, MBMA, ANTM, MDKA, dan MYOR.

Editorial Team