Jakarta, FORTUNE - Emiten semen, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), melaporkan penurunan laba bersih sepanjang 2021. Penurunan itu disebabkan oleh anjloknya penjualan dan naiknya sejumlah komponen beban.
Penurunan laba bersih ini mempengaruhi laba per saham SMGR ikut tergelincir dari Rp471 menjadi Rp341. Pada perdagangan Rabu (2/3) pagi, saham perseroan terkoreksi 3,17 persen ke 6.875 setelah dibuka di posisi Rp7.100.
Dalam perdagangan seminggu terakhir, harga SMGR sudah menurun 2,74 persen. Pelemahan juga terjadi sepanjang 2022, dengan tingkat koreksi 2,41 persen. Meski demikian, harga telah menguat 3,27 persen dalam sebulan belakangan.