Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

MedcoEnergi Akuisisi 10% Hak Partisipasi 4 Blok Migas Eni

2 min read
MedcoEnergi Akuisisi 10% Hak Partisipasi 4 Blok Migas Eni
PT Medco Energi Internasional Tbk (medcoenergi.com)
  • MedcoEnergi menandatangani kesepakatan akuisisi 10% hak partisipasi non-operator pada empat blok migas Eni di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur.
  • Empat PSC mencakup Muara Bakau, Ganal, West Ganal, dan East Ganal, dengan aset produksi, pengembangan, eksplorasi, serta penemuan gas besar Geliga.
  • Transaksi masih menunggu persyaratan dan persetujuan pemerintah Indonesia; MedcoEnergi belum mengungkap nilai transaksi maupun proyeksi kontribusi produksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) meneken kesepakatan terkait akuisisi hak partisipasi non-operator sebesar 10 persen di 4 Blok Migas milik Eni S.p.A di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur.

Keempat wilayah kerja itu terdiri dari Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC) Muara Bakau, ganal, West Ganal, dan East Ganal. Wilayah kerja itu termasuk aset produksi, pengembangan dan eksplorasi, juga penemuan gas berskala besar, yaitu Geliga.

"Transaksi ini melengkapi portofolio kami di Indonesia, memperluas kehadiran kami dalam rantai pasokan LNG yang telah terbangun dengan dukungan infrastruktur dan operasi berkelas dunia," kata CEO MedcoEnergi, Ronald Gunawan dalam keterangan resmi, Senin (12/10).

Saat ini, keempat PSC itu dioperasikan oleh Searah, perusahaan patungan yang baru dibentuk oleh Eni dan PETRONAS. Pengambil alihan hak partisipasi tersebut juga memperkuat basis produksi jangka panjang perseroan dengan aset yang telah berproduksi dan proyek pengembangan gas skala besar.

"Sekaligus membuka potensi eksplorasi di Cekungan Kutai yang sangat prospektif, berkat keberhasilan eksplorasi terkini maupun berbagai prospek yang menjanjikan di masa depan," ujar Ronald.

Kendati demikian, transaksi akuisisi hak partisipasi non-operator itu belum efektif karena masih dalam proses. Itu baru akan efektif setelah terpenuhinya persyaratan-persyaratan yang berlaku, termasuk persetujuan pemerintah Indonesia.

MEDC pun belum memperinci nilai transaksi atau proyeksi kontribuksi produksi dari keepat PSC.

Dalam hal rencana akuisisi lainnya, perseroan menyatakan terus melihat peluang di wilayah geografis pilihan, terutama Asia tenggara dan Timur Tengah. Fokusnya adalah negara-negara yang stabil dengan lingkungan regulasi yang perseroan pahami.

"Di saat yang sama, perseroan memiliki jalur pertumbuhan organik yang sehat melalui pengembangan di Natuna, Corridor, Senoro, dan Oman, yang akan mendukung penambahan cadangan dalam jangka pendek hingga menengah," kata Direktur & CFO Medco Energi, Benny Setiawan dalam konferensi pers paparan publik perseroan pada 9 September 2026.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More