Jakarta, FORTUNE - Rata-rata harga batu bara Newcastle diproyeksikan mencapai US$175 per ton sepanjang 2023, jika ekonomi Cina mengindikasikan pemulihan mulai kuartal keempat.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) pun mempertahankan pandangan netral terhadap sektor ini. Akan tetapi, dalam jangka pendek, tim riset MASI memperkirakan masih adanya tekanan pada harga batu bara Newcastle.
Per 15 Juni 2023, harga batu bara Newcastle telah merosot 66 persen (year to date) ke harga US$136 per ton. Secara rata-rata, pada Mei 2023, harganya bertahan di level US$163 per ton, tergerus 139 persen (YoY).
Sementara itu, ICI4 bertahan di rentang harga US$73 sampai US$75 per ton selama dua bulan belakangan. Untuk beberapa bulan ke depan, MASI memprediksi kondisi itu akan terjaga karena eksportir utama lebih memilih batu bara dengan Calorific Value (CV) menengah-tinggi dengan harga lebih terjangkau.
“Harga untuk ICI4 (Indonesian Coal Index Futures) diharapkan relatif lebih stabil,” kata Analis Mirae Asset Sekuritas, Rizkia Darmawan dalam risetnya, Senin (19/6).