Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Order IPO Waresix (WBSA) Tawarkan 1,8 Miliar Saham, Oversubscribe 386,86 Kali
Armada BSA Logistics Indonesia. (Dok. BLI)

Jakarta, FORTUNE - Emiten logistik Waresix, PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/4). Dengan total pesanan 913.728 SID, IPO WBSA mencapai oversubscribe sebesar 386,86 kali.

Perseroan menjadi emiten pertama yang sukses mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia pada 2026. Melalui IPO, perseroan menawarkan sebanyak 1,8 miliar saham baru atau setara dengan 20,75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga penawaran Rp168 per saham, emiten yang didukung East Ventures dan terafiliasi Grup Sinar Mas itu menghimpun dana sejumlah Rp302,4 miliar.

Direktur Utama WBSA, Edwin Wibowo, mengatakan, peluang industri logistik nasional masih besar karena karakteristik sebagai negara kepulauan serta tingginya aktivitas industri dan konsumsi domestik. Itu mendorong permintaan layanan logistik multimoda terintegrasi. “Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitas dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” kata Edwin.

Guna mendukung tujuan itu, perseroan akan menggunakan dana IPO mendukung strategi ekspansi, khususnya melalui akuisisi perusahaan di sektor angkutan laut sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan logistik end-to-end. Selain itu, WBSA juga mengalokasikan dana untuk belanja modal demi meningkatkan kapasitas operasional dan efisiensi layanan.

Didirikan pada 2021, WBSA telah membangun fondasi bisnis sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi yang mencakup layanan angkutan darat, freight forwarding, pergudangan, dan depo petikemas. Dalam perjalanannya, perseroan terus mengembangkan jaringan operasionalnya dan telah menjadi mitra strategis bagi berbagai pelaku usaha, baik nasional maupun internasional. "Sebagian besar orang menganggap logistik sebagai sesuatu yang membosankan. Kami melihatnya sebagai inti dari segalanya. Dengan memobilisasi sumber daya dan memajukan teknologi, kami mengubah logistik dan rantai pasokan menjadi mesin pertumbuhan bagi Indonesia," kata Pendiri dan CEO Waresix serta Komisaris Utama WBSA, Andree Susanto dalam keterangannya.

Dengan strategi ekspansi yang terarah, model bisnis yang terintegrasi, serta dukungan Infrastruktur dan adopsi teknologi, perseroan optimis dapat menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Perseroan meyakini, pencatatan saham ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat struktur permodalan, mengakselerasi ekspansi usaha, serta memperkuat posisi pasar perseroan sebagai penyedia layanan logistik terintegrasi.

"East Ventures telah bersama Waresix sejak awal dan apa yang telah dibangun Andree dan Edwin benar-benar langka: sebuah perusahaan yang mendapat kepercayaan di setiap lapisan rantai pasokan," kata Co-founder dan Managing Partner at East Ventures sekaligus Komisaris WBSA, Willson Cuaca. "Go public menghadirkan standar baru akuntabilitas operasional yang hanya akan membuat Waresix semakin kuat."

Editorial Team