Jakarta, FORTUNE - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory menyiapkan belanja modal Rp450 miliar sampai dengan Rp500 miliar pada 2024.
Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI), Abyan H. Yuntoharjo mengatakan, itu akan dialokasikan untuk kuisisi lahan demi memperluas pusat distribusinya.
Adapun, Cimory berencana menambah 150.000 lokasi outlet tradisional atau general trade (GT) dan ekspansi jaringan waralaba Miss Cimory (MCM) lebih dari 6.000 agen hingga akhir tahun.
Pada 2023 sendiri, saluran distribusi Cimory sudah mencakup 33.000 outlet perdagangan modern (18.000 Indomaret dan 15.000 Alfamart), lebih dari 100.000 outlet perdagangan tradisional, dan 5.400 agen dan pusat MCM.
Meski perdagangan modern tetap jadi kontributor terbesar, perdagangan tradisional, MCM, dan penjualan langsung ke hotel, restoran, dan katering pun dinilai penting untuk memperkuat jangkauan nasional CMRY. Sehingga akan membantu perseroan meraih pertumbuhan berkelanjutan di semua saluran.
Langkah itu seperti pedang bermata dua. "Meski penting untuk pertumbuhan penjualan jangka panjang, upaya perluasan saluran ini kemungkinan besar akan menyebabkan peningkatan biaya penjualan dan pemasaran," imbuh Abyan.
Dus, persentase biaya penjualan dan pemasaran terhadap penjualan CMRY berpotensi naik lebih dari 20 persen dalam waktu dekat. Yang pada akhirnya bisa menekan margin kotor perseroan.