Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Rugi Emiten Pelayaran CBRE Makin Dalam di 2025, Ini Penyebabnya
Logo PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE). (Dok. Website CBRE)

Jakarta, FORTUNE - Kerugian emiten pelayaran PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) pada 2025 semakin mendalam, sejalan dengan pelemahan pendapatan.

Dikutip dari laporan keuangan CBRE periode 2025, pendapatan perseroan terkoreksi 11,28 persen (YoY) dari Rp62,17 miliar menjadi Rp55,16 miliar.

Penyebab penurunan pendapatan CBRE adalah pendapatan manajemen kapal yang tergerus 77,04 persen (YoY) dari Rp8,13 miliar pada 2024 menjadi Rp1,87 miliar. Pendapatan sewa kapal pun terkoreksi 1,38 persen (YoY) dari Rp54,04 miliar menjadi hampir Rp53,30 miliar.

Sejalan dengan itu, penghasilan (beban) lain-lain - neto perseroan juga melebar dari hampir Rp9,73 miliar menjadi Rp20,14 miliar. Beban keuangannya pun naik dari Rp14,66 miliar menjadi Rp19,27 miliar.

Akibatnya, rugi sebelum pajak penghasilan CBRE semakin membesar, dari yang tadinya Rp50,91 miliar menjadi Rp69,69 miliar. Oleh karena itu, rugi bersih perseroan bertambah 36,18 persen dari Rp51,66 miliar menjadi Rp70,35 miliar pada 2025.

Rugi bersih per saham dasar CBRE turut naik dari Rp11,38 menjadi Rp15,50.

Bagaimana dengan kondisi neraca keuangan perseroan? Jumlah asetnya meningkat dari Rp333,65 miliar pada akhir 2024, menjadi Rp2 triliun pada penghujung 2025. Liabilitas perseroan juga naik dari Rp216,53 miliar menjadi hampir Rp1,96 triliun. Di lain sisi, ekuitas perseroan menurun dari Rp117,12 miliar menjadi Rp46,91 miliar.

Sebagai konteks, CBRE melaporkan bahwa penerima manfaat terakhir perseroan adalah Suganto Gunawan, yang juga terdaftar sebagai Komisaris Utama CBRE. Ia menjadi pengendali melalui PT Omudas Investment yang memiliki saham CBRE sebesar 61,13 persen.

Per akhir Februari 2026, laporan bulanan registrasi pemegang efek CBRE menyebut, Andry Hakim merupakan salah satu pemegang saham perseroan. Jumlah kepemilikan Andry atas saham CBRE adalah 5,02 persen.

Pada perdagangan Jumat (27/3), saham CBRE tertekan 1,24 persen ke harga Rp795.

Editorial Team