Jakarta, FORTUNE — Saham dengan market cap terbesar menjadi indikator utama dalam membaca struktur kekuatan pasar modal Indonesia.
Hingga Desember 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat dominasi sejumlah emiten berkapitalisasi jumbo yang berperan signifikan dalam pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), likuiditas pasar, serta arus investasi domestik dan asing.
Data resmi BEI menunjukkan bahwa sepuluh emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar berasal dari sektor energi, perbankan, telekomunikasi, pertambangan, hingga pusat data.
Total kontribusi sepuluh saham ini mencerminkan konsentrasi kapitalisasi pasar yang tinggi, dengan porsi signifikan terhadap keseluruhan nilai pasar saham di Indonesia.
