Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat terbatas pada Rabu (4/2), setelah ditutup naik 2,52 persen di level 8.122,6.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, mengatakan, IHSG berpeluang melaju di antara resisten 8.297 dan 8.408, bergantung pada meredanya aksi jual dan konsistensi rebound komoditas.
Investor masih wait and see menunggu kejelasan kebijakan serta hasil pertemuan regulator dan MSCI. "Dengan sentimen positif ditopang penguatan bursa Asia, rebound komoditas, dan harapan pemulihan kepercayaan pasar domestik," kata Reza dalam riset hariannya.
Reza mencatat, penguatan yang terjadi kemarin lebih bersifat technical rebound, terutama pada saham-saham konglomerasi yang sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam dan telah berada di area support teknikal penting.
Saham-saham yang masuk dalam pantauan tim BRIDS hari ini, yakni: ARCI, ASII, dan BULL.
Di lain sisi, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini bergerak konsolidasi di rentang 7.950-8.400. Phintraco Sekuritas menjelaskan, secara teknikal, stochastic RSI IHSG membentuk golden cross di area oversold. IHSG sempat menembus level MA200 sebelum akhirnya ditutup di atas level MA200 dan di atas level psikologis 8.000.
Salah satu sentimen yang disoroti tim riset Phintraco Sekuritas hari ini, yakni: rencana OJK dan Self-Regulatory Organization untuk membuka data kategori investor pasar modal dari yang sebelumnya berjumlah 9 kelas menjadi 27 subkelas. "Kebijakan tersebut merupakan salah satu upaya transparansi yang diminta MSCI," demikian dikutip dari riset harian tim Phintraco Sekuritas.
Nantinya, akan ada data investor perusahaan dari berbagai kategori seperti private equity, pemerintah, peer to peer lending (pinjaman online) dan lainnya. Selain akan dibedakan menjadi 27 subkelas, data investor itu juga akan diklasifikasi berdasarkan afiliasi atau non-afiliasi.
Dari Eropa, investor akan mencermati data inflasi bulan Januari 2026 yang diperkirakan melambat menjadi 1,8 persen (YoY) dari 1,9 persen (YoY) pada Desember 2025 (4/1). Sementara itu, dari AS akan dirilis indeks ISM Service PMI bulan Januari 2026 yang diperkirakan relatif stabil di level 54,3 dari 54,4 pada Desember 2025.
Daftar saham pilihan Phintraco Sekuritas pada perdagangan hari ini, meliputi: ASII, ICBP, MAPI, CUAN, dan MDKA.
