Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak naik pada Kamis (5/3), setelah ditutup tertekan 4,57 persen ke level 7.577 kemarin.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda, memprediksi IHSG hari ini mengalami rebound technical dengan level support 7.516 dan resisten 7.693. Katalisnya adalah rebound global. Kendati demikian, pasad masih tetap mencermati perkembangan konflik geopolitik terkini.
"Fitch Ratings menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif (peringkat tetap BBB), mencerminkan meningkatnya ketidakpastian dan kekhawatiran atas konsistensi kebijakan. Rupiah juga tertekan mendekati level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS)," kata Reza dalam riset hariannya.
Di sisi lain, kebijakan keterbukaan data pemegang saham di atas 1 persen oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia sebagai penyesuaian standar MSCI dinilai positif untuk transparansi, namun berpotensi memicu kehati-hatian jangka pendek.
Daftar saham yang disoroti oleh tim BRIDS pada perdagangan hari ini, yakni: HRTA, AADI, dan ESSA.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas menggarisbawahi sentimen lain di pasar, yakni langkah pemerintah yang mulai mengkaji sejumlah langkah antisipasi dalam merespon eskalasi konflik antara Iran dengan AS-Israel, terutama dalam menjaga ketahanan energi. Eskalasi tersebut akan berdampak langsung terhadap rantai pasokan energi global terutama minyak mentah yang dipasok dari negara-negara Timur Tengah.
"Guna memitigasi risiko pasokan tersebut, pemerintah memastikan sejumlah opsi untuk mendatangkan minyak mentah dari negara-negara di luar kawasan Timur Tengah, yaitu salah satunya dari AS karena Pertamina telah menjalin kesepakatan dengan sejumlah perusahaan energi AS," kata tim riset Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram negatif MACD dan indikator Stochastic RSI mendekati area oversold. IHSG sempat melemah hingga level 7.486, mendekati level 7.481 yang pernah disentuh pada akhir Januari 2026 lalu.
"Jika IHSG mampu bertahan di atas level tersebut berpotensi membentuk pola double bottom. Namun jika IHSG berlanjut melemah, diperkirakan akan menguji level support berikutnya di 7.350-7.400," kata tim Phintraco.
Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas hari ini adalah: CLEO, DAAZ, DATA, BFIN, dan ULTJ.
