Bursa Efek Indonesia (BEI) remsi membuka suspensi kedua saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) per sesi I tanggal 22 Januari 2025.
“Suspensi atas perdagangan saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali,” ujar Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Yulianto Aji Sadono, dikutip Rabu (22/1).
Suspensi sebelumnya pada sesi I 20 Januari 2025–21 Januari 2025 diumumkan sebagai bentuk perlindungan bagi investor atas terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham RATU.
Harga saham RATU mengalami kenaikan akumulasi sebesar 369,56% dalam tujuh hari perdagangan. Pada 17 Januari 2025, harga saham RATU ditutup di angka Rp5.400 per saham, melesat 24,71%. Sementara harga saat IPO saham RATU adalah Rp1.150 per saham.
Meski suspensi kedua dibuka, saham RATU telah dimasukkan ke dalam papan pemantauan khusus dengan sistem full call auction (FCA).
Berdasarkan ketentuan BEI, efek pada papan pemantauan khusus memiliki 11 kriteria, salah satunya: “dikenakan penghentian sementara perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan".