Telkom Bagi Dividen Rp21,9 Triliun, Buyback Saham Rp4 Triliun

Telkom membagikan dividen Rp21,9 triliun atau Rp212 per saham untuk tahun buku 2025, disetujui dalam RUPST pada 8 Juni.
Rasio pembayaran dividen mencapai 123 persen dari laba bersih 2025, dengan Rp17,8 triliun berasal dari laba tahun berjalan dan Rp4,2 triliun dari laba ditahan.
RUPST juga menyetujui program buyback saham maksimal Rp4 triliun selama 12 bulan sebagai strategi menjaga nilai dan stabilitas harga saham.
Jakarta, FORTUNE – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan membagikan dividen senilai Rp21,9 triliun atau sebesar Rp212 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (08/06).
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengungkapkan perseroan berhasil membuktikan bisnis tetap terjaga meski menghadapi tekanan dan ketidakpastian sepanjang tahun lalu.
“Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat. Sehingga, keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” ungkap Dian.
Table of Content
Dividend payout ratio Telkom tembus 123 persen
Dividen senilai Rp21,9 triliun tersebut membuat rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) Telkom mencapai sekitar 123 persen dari laba bersih tahun buku 2025.
Dari total dividen yang dibagikan, sekitar Rp17,8 triliun berasal dari laba bersih tahun 2025. Sementara itu, Rp4,2 triliun sisanya diambil dari saldo laba ditahan tahun-tahun sebelumnya.
Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan 19 Juni 2026. Pembayarannya dijadwalkan paling lambat pada 10 Juli 2026.
Menurut Dian, perseroan telah mempertimbangkan berbagai aspek dalam memperhitungkan pembayaran dividen.
“Dalam memperhitungkan pembayaran dividen, perseroan tentu mempertimbangkan berbagai aspek, utamanya keseimbangan antara pengembalian kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang,” ujarnya.
Buyback saham Rp4 triliun
Selain menyepakati pembagian dividen tunai, RUPST Telkom juga menyetujui rencana program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp4 triliun.
Jumlah saham yang akan dibeli oleh Telkom disebut tidak akan melebihi 10 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor. Langkah ini bertujuan untuk memastikan porsi saham free float setelah buyback tetap di atas batas minimum 15 persen sesuai ketentuan bursa.
Pelaksanaan buyback dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar BEI, baik secara bertahap atau sekaligus. Pembelian ini dijadwalkan akan selesai dalam jangka waktu 12 bulan usai memperoleh persetujuan RUPST, yaitu sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.
Baca Juga: Daftar Anak Perusahaan Telkom Indonesia dan Bidang Usahanya
Telkom jaga kinerja dan stabilitas bisnis
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengungkapkan keputusan-keputusan yang disetujui dalam RUPST Telkom mencerminkan komitmen perseroan untuk meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai tambah.
Menurutnya, aksi korporasi tersebut juga bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham sekaligus menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Sebagai informasi, Telkom berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp146,74 triliun, EBITDA senilai Rp72,24 triliun, dan laba bersih Rp17,81 triliun sepanjang tahun 2025.
Telkom juga menyampaikan proses depresiasi aset sebagai bagian dari agenda governance reset tidak memengaruhi fundamental bisnis maupun kondisi arus kas operasional karena dampaknya bersifat non-cash.
FAQ seputar Telkom bagi dividen
| Berapa total dividen tunai untuk tahun buku 2025 yang dibagikan PT Telkom Indonesia? | Telkom akan membagikan dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun atau setara dengan Rp212 per saham. |
| Kapan batas pembayaran dividen tunai Telkom? | Pembayaran dividen akan dilaksanakan paling lambat pada tanggal 10 Juli 2026. |
| Apakah Telkom rutin membagikan dividen setiap tahun? | Ya, Telkom dikenal sebagai salah satu emiten yang rutin membagikan dividen setiap tahun. |










