Jakarta, FORTUNE– PT Trisula International Tbk (TRIS), emiten produsen tekstil dan garmen bakal membagikan dividen interim tahun buku 2025. sebesar Rp7 miliar, atau setara Rp2,27 per saham.
Presiden Direktur TRIS, Widjaya Djohan, mengatakan pembagian dividen ini terjadi di tengah kondisi industri tekstil yang penuh tantangan, seperti maraknya pakaian impor murah dan kebijakan tarif yang diterapkan Amerika Serikat yang menyebabkan industri tekstil dalam negeri terdampak.
“Pembagian dividen ini merupakan bukti ketahanan sekaligus hasil dari kesuksesan TRIS dalam menjaga kinerja yang positif sepanjang Semester I 2025.” ujar Djohan dalam keterangan resmi dikutip Kamis (28/8).
Sebelumnya aksi korporasi serupa juga telah dilakukan oleh Perseroan pada 21 Mei tahun ini, dimana TRIS melakukan pembayaran dividen tunai dari laba bersih perseroan 2024 total sebesar Rp22,18 miliar atau setara Rp7,2 per saham.
Hingga semester I 2025, penjualan perseroan mencapai Rp767,86 miliar, naik 10 persen secara year-on-year (YoY). Laba bersih turut naik signifikan sebesar 20 persen YoY menjadi Rp51,58 miliar, di mana semua segmen usahanya berkontribusi positif.
Kinerja ini terdorong oleh fokus perseroan pada pasar ekspor, yang berkontribusi hingga 57 persen terhadap total penjualan. Kinerja TRIS yang terus tumbuh didukung berkat usaha perseroan yang terus berfokus pada integrasi anak usaha, konsisten terhadap kualitas produk, serta menciptakan fleksibilitas bagi para pelanggan.
Diversifikasi pasar ekspor juga turut mendorong kinerja. Tidak hanya mengandalkan satu tujuan saja, TRIS memiliki beragam negara tujuan ekspor yang meliputi Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Jepang, Singapura, Inggris, dan beberapa negara Asia lainnya.