Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Ubah Perjanjian, Penjualan Saham BYAN ke Emiten Haji Isam Bertambah

2 min read
Ubah Perjanjian, Penjualan Saham BYAN ke Emiten Haji Isam Bertambah
PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (bayan.com.sg)
  • BYAN mengubah perjanjian jual beli saham bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama.

  • Jumlah saham Bayan yang akan dialihkan bertambah 83.587.870 saham menjadi 10,08 miliar saham.

  • Penyelesaian transaksi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah kondisi pendahuluan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hal paling menarik dari perubahan perjanjian BYAN?
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melakukan perubahan perjanjian jual beli saham bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama. Perubahan tersebut mencakup jumlah saham BYAN yang akan dialihkan kepada Jhonlin.

Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 5 Oktober 2026, perusahaan menyebut Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low bersama PT Jhonlin Baratama telah menandatangani perubahan atas Conditional Sale and Purchase of Shares Agreement (CSPA) pada 1 Oktober 2026.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari perjanjian jual beli saham bersyarat yang sebelumnya ditandatangani pada 16 September 2026 dan telah diungkapkan perseroan melalui keterbukaan informasi pada 17 September 2026.

Dalam perubahan perjanjian tersebut, jumlah saham biasa Bayan yang akan dialihkan kepada Jhonlin bertambah dari sebelumnya 10 miliar saham menjadi 10,08 miliar saham.

Dengan demikian, terdapat penambahan sebanyak 83.587.870 saham yang akan dialihkan kepada Jhonlin dibandingkan dengan jumlah dalam perjanjian sebelumnya.

Bayan menyebut pelaksanaan dan penyelesaian transaksi tersebut masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah kondisi pendahuluan (conditions precedent).

“Setelah penyelesaian transaksi dan terpenuhinya seluruh syarat pendahuluan, pembeli akan memiliki 10,08 miliar saham biasa perseroan,” kata Direktur Bayan, Jenny Quantero dalam keterbukaan informasi, Rabu (7/10).

Namun, ia menegaskan perubahan tersebut tidak menimbulkan dampak material negatif yang dapat mengganggu kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Bayan Resources.

Saham BYAN berada di level Rp12.600 per saham pada sesi perdagangan 7 Oktober 2026 pukul 12:00 WIB, turun 6,32 persen (-Rp850) dari penutupan sebelumnya.

    Share Article
    Editorial Team
    Ekarina .
    EditorEkarina .

    Related Articles

    See More