R. Budi dan Michael Hartono: 50,3 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Prajogo Pangestu: 32,5 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Low Tuck Kwong: 27 miliar dolar AS (energi)
Keluarga Widjaja: 18,9 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Anthoni Salim dan keluarga: 12,8 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Sri Prakash Lohia: 8,7 miliar dolar AS (manufaktur)
Agoes Projosasmito: 7 miliar dolar AS (logam dan pertambangan)
Tahir dan keluarga: 5,3 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Chairul Tanjung: 5,2 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Dewi Kam: 4,8 miliar dolar AS (energi)
Jogi Hendra Atmadja dan keluarga: 4,4 miliar dolar AS (makanan dan minuman)
Djoko Susanto: 4,3 miliar dolar AS (fashion dan ritel)
Bachtiar Karim dan keluarga: 4,1 miliar dolar AS (manufaktur)
Keluarga Setiawan: 4,05 miliar dolar AS (pelayanan kesehatan)
Lim Hariyanto Wijaya Sarwono: 4 miliar dolar AS (logam dan pertambangan)
Theodore Rachmat: 3,9 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Garibaldi Thohir dan keluarga: 3,8 miliar dolar AS (energi)
Martua Sitorus: 3,6 miliar dolar AS (manufaktur)
Sukanto Tanoto: 3,4 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Wijono dan Hermanto Tanoko dan keluarga: 3,3 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Hilmi Panigoro dan keluarga: 3,25 miliar dolar AS (energi)
Alexander Ramlie: 3,2 miliar dolar AS (logam dan pertambangan)
Susilo Wonowidjojo dan keluarga: 2,9 miliar dolar AS (manufaktur)
Ciliandra Fangiono dan keluarga: 2,4 miliar dolar AS (manufaktur)
Mochtar Riady dan keluarga: 2,25 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Otto Toto Sugiri: 2,21 miliar dolar AS (teknologi)
Bambang Sutantio: 2,2 miliar dolar AS (makanan dan minuman)
Peter Sondakh: 2,1 miliar dolar AS (keuangan dan investasi)
Arini Subianto dan keluarga: 2 miliar dolar AS (logam dan pertambangan)
Putera Sampoerna dan keluarga: 1,85 miliar dolar AS (keuangan dan investasi)
Keluarga Hamami: 1,8 miliar dolar AS (konstruksi dan teknik)
Keluarga Ciputra: 1,7 miliar dolar AS (properti)
Edwin Soeryadjaya dan keluarga: 1,6 miliar dolar AS (energi)
Manoj Punjabi: 1,5 miliar dolar AS (media dan hiburan)
Jenny Quantero dan Engki Wibowo: 1,49 miliar dolar AS (energi)
Hary Tanoesoedibjo: 1,45 miliar dolar AS (media dan hiburan)
Lim Chai Hock: 1,4 miliar dolar AS (energi)
Keluarga Sulistyo : 1,35 miliar dolar AS (manufaktur)
Eddy Sugianto: 1,34 miliar dolar AS (logam dan pertambangan)
Husain Djojonegoro dan keluarga: 1,33 miliar dolar AS (manufaktur)
Marina Budiman: 1,32 miliar dolar AS (teknologi)
Kiki Barki: 1,3 miliar dolar AS (energi)
Husodo Angkosubroto dan keluarga: 1,28 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Soegiarto Adikoesoemo: 1,25 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Murdaya Poo: 1,2 miliar dolar AS (berbagai sektor)
Kuncoro Wibowo dan keluarga: 1,19 miliar dolar AS (fashion dan ritel)
Irwan Hidayat dan keluarga: 1,15 miliar dolar AS (pelayanan kesehatan)
Sjamsul Nursalim: 1,1 miliar dolar AS (otomotif)
Haryanto Tjiptodihardjo: 1,06 miliar dolar AS (manufaktur)
Han Arming Hanafia: 1,05 miliar dolar AS (teknologi)