Jakarta, FORTUNE - Saat mendengar kata whistleblower (saksi pelapor), kasus apa yang terlintas di benak Anda? Apakah masalah korupsi di proyek pemerintahan seperti proyek Hambalang yang melibatkan whistleblower bernama Roni Wijaya atau ada perkara lain yang Anda pikirkan?
Konsep whistleblower atau saksi pelapor melibatkan kebocoran informasi relevan terkait korporasi raksasa atau pebisnis ternama yang dapat merusak citra mereka. Contoh terbaru adalah bencana yang menyerang Facebook dan Cambridge Analytica beberapa tahun silam berkaitan dengan dugaan pengumpulan informasi dan data pengguna secara diam-diam.
Belakangan ini, nama Facebook kembali disorot akibat keputusan mantan manajer produknya—Frances Haugen—yang membocorkan dokumen internal Facebook kepada Kongres Amerika Serikat (AS) dan koran The Wall Street Journal. Langkah itu bagai menyiram bensin ke percikan api, memantik kobaran kritik terhadap raksasa media sosial tersebut. Karena kasus itu, Haugen tergolong sebagai whistleblower atau saksi pelapor.
Untuk menguliti konsep whistleblower lebih dalam, mari simak ringkasan ulasan dari laman BD Tech Talks berikut.