Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Daftar Maskapai yang Hentikan Penerbangan ke Arab Saudi
ilustrasi penerbangan (unsplash.com/Hengfei Yang)
  • Sejumlah maskapai internasional menghentikan atau menyesuaikan rute ke Arab Saudi setelah serangan mengganggu operasional bandara.

  • Bandara Internasional King Khalid di Riyadh ditutup hingga 18 Oktober untuk pemeriksaan keamanan.

  • Pada 14 Oktober, 313 dari 1.097 penerbangan terjadwal dilaporkan batal atau tidak beroperasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — Sejumlah maskapai internasional membatalkan penerbangan ke Arab Saudi menyusul serangkaian serangan yang mengganggu operasional bandara. Maskapai terdampak antara lain Qatar Airways, Emirates, Etihad Airways, flydubai, Air Arabia, serta sejumlah maskapai asal Eropa dan Asia.

Hingga Rabu (14/10), durasi penghentian penerbangan berbeda-beda bergantung pada maskapai dan rute. Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dilaporkan akan tetap ditutup hingga dini hari 18 Oktober waktu setempat. Gangguan ini juga memengaruhi penerbangan lanjutan bagi penumpang yang transit di Dubai.

Daftar maskapai yang hentikan penerbangan ke Arab Saudi

Berikut daftar maskapai beserta informasi penghentian penerbangannya.

  1. Etihad Airways: Penerbangan Abu Dhabi–Riyadh dibatalkan hingga 19 Oktober. Penerbangan ke Dammam dibatalkan untuk 13–14 Oktober, sedangkan rute Jeddah terdampak hingga 15 Oktober.

  2. flydubai: Pembatalan penerbangan ke Riyadh, Dammam, dan Abha diperpanjang hingga 19 Oktober.

  3. Air India: Penerbangan ke dan dari Riyadh, Dammam, serta Jeddah ditangguhkan hingga 17 Oktober.

  4. Akasa Air: Penerbangan ke dan dari Riyadh serta Jeddah dihentikan sementara hingga 17 Oktober.

  5. IndiGo: Penerbangan ke dan dari Riyadh, Jeddah, Dammam, serta Madinah dibatalkan hingga 17 Oktober.

  6. Lufthansa Group: Seluruh penerbangan ke Riyadh dibatalkan hingga 16 Oktober.

  7. Air France-KLM: Layanan penerbangan ke dan dari Riyadh ditangguhkan hingga akhir Oktober.

  8. Gulf Air: Penerbangan antara Bahrain dan Riyadh dibatalkan pada 12–17 Oktober.

  9. Malaysia Airlines: Penerbangan ke dan dari Jeddah serta Madinah dibatalkan hingga 17 Oktober.

  10. Philippine Airlines: Layanan ke Riyadh ditangguhkan hingga 29 November.

  11. Qatar Airways: Penerbangan ke dan dari Riyadh serta Dammam ditangguhkan sementara. Belum ada tanggal pasti untuk pemulihan layanan.

  12. Emirates: Sejumlah penerbangan dari Dubai ke Riyadh dan rute Arab Saudi lainnya mengalami pembatalan.

  13. Air Arabia: Sejumlah penerbangan dari Sharjah ke Riyadh, Abha, Taif, dan tujuan lain di Arab Saudi terdampak pembatalan atau perubahan jadwal.

  14. Cathay Pacific: Pemulihan rute Hong Kong–Riyadh dan Hong Kong–Dubai ditunda hingga 31 Januari 2027.

  15. Delta Air Lines: Peluncuran rute Atlanta–Riyadh yang direncanakan sebelumnya ditunda hingga Maret 2027.

Daftar tersebut mencakup penghentian layanan pada rute tertentu, bukan penutupan seluruh penerbangan masing-masing maskapai ke Arab Saudi. Jadwal dapat berubah mengikuti perkembangan keamanan dan keputusan operasional maskapai.

Penutupan Bandara Riyadh diperpanjang hingga 18 Oktober

Gangguan penerbangan terjadi setelah otoritas Arab Saudi memperpanjang penutupan Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) atau pemberitahuan resmi kepada penerbang, bandara tersebut ditutup hingga 17 Oktober pukul 21.00 GMT atau 18 Oktober pukul 00.00 waktu Arab Saudi.

Perpanjangan penutupan dilakukan untuk menyelesaikan pemeriksaan keamanan dan memastikan kesiapan fasilitas sebelum operasional bandara kembali normal.

Dampaknya meluas ke jaringan penerbangan Arab Saudi. Berdasarkan data perusahaan analitik penerbangan Cirium yang dikutip Khaleej Times, sebanyak 313 dari 1.097 penerbangan terjadwal pada Rabu (14/10) dibatalkan atau tidak beroperasi. Angka tersebut menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 556 dari 1.058 penerbangan.

Serangan picu pembatalan dan penyesuaian jadwal

Penutupan bandara Riyadh menyusul serangan pada 10 Oktober yang dilaporkan menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Serangan lanjutan pada hari berikutnya juga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Situasi tersebut mendorong maskapai memperbarui jadwal penerbangan. Sejumlah otoritas keselamatan penerbangan pun memperingatkan risiko di wilayah udara Arab Saudi.

Meski demikian, gangguan tidak berarti semua bandara di negara itu ditutup. Jeddah dan Dammam masih melayani penerbangan, meskipun pembatalan dan keterlambatan turut terjadi.

Bagaimana penerbangan dari Indonesia?

Bagi penumpang dari Indonesia, penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah dilaporkan masih beroperasi normal, menurut keterangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Selasa (13/10).

Namun, penumpang yang menggunakan penerbangan transit melalui Dubai dapat terdampak pembatalan layanan lanjutan menuju Riyadh atau Jeddah.

“Terdapat pembatalan sejumlah penerbangan lanjutan dari Dubai menuju Jeddah dan Riyadh. Pembatalan tersebut merupakan keputusan operasional masing-masing maskapai terkait dan berdampak pada penumpang yang menggunakan penerbangan transit melalui Dubai,” ujar Asisten Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan.

Penumpang disarankan memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat. Terutama bila perjalanan melibatkan transit atau penerbangan lanjutan ke Arab Saudi.

FAQ seputar daftar maskapai yang hentikan penerbangan ke Arab Saudi

Maskapai apa saja yang menghentikan penerbangan ke Arab Saudi?

Di antaranya Etihad Airways, flydubai, Air India, IndiGo, Lufthansa Group, Qatar Airways, Emirates, dan Air Arabia.

Sampai kapan Bandara Riyadh ditutup?

Jadwal penutupan yang diumumkan berlaku hingga 01.00 waktu Arab Saudi pada 18 Oktober 2026.

Apakah penerbangan langsung dari Indonesia ke Arab Saudi terdampak?

Pada 13 Oktober, penerbangan langsung dari Indonesia ke Jeddah dan Madinah dilaporkan masih beroperasi normal.

Apakah penerbangan transit melalui Dubai terdampak?

Ya, sejumlah penerbangan lanjutan dari Dubai menuju Riyadh dan Jeddah dilaporkan dibatalkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article