Jakarta, FORTUNE – Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, meminta atas kasus ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang terlilit pinjaman online (pinjol) hingga miliaran rupiah diusut tuntas.
Huda mengatakan, kasus lilitan pinjol memang banyak terjadi di mana-mana, namun untuk kasus IPB agak berbeda karena berawal dari pencarian sponsor kegiatan mahasiswa. “Apakah tidak ada pendampingan dari pihak kampus agar mereka mencari sponsor kegiatan mahasiswa dari sumber-sumber yang aman? Kenapa ada proses pembiaran saat para mahasiswa ini mencari dana kegiatan dari proses usaha yang melibatkan pinjaman online?” katanya dalam keterangan (15/11).
Menurutnya, upaya mencari sumber dana alternatif sudah baik seharusnya dilakukan dengan memastikan sumber yang jelas, seperti badan usaha negara atau swasta, yang punya rekam jejak aman dan teruji. Dalam kasus tersebut, pihak kampus menurutnya harus turut turun tangan memberikan bantuan hukum kepada mahasiswa. Terlebih, beban yang ditanggung bukan sepenuhnya kesalahan mereka.
Ia berharap, pihak kepolisian segera mengejar pelaku yang melakukan penipuan kepada mahasiswa IPB sampai terlilit pinjol. Pengusutan juga harus dilakukan kepada penyelenggara pinjol, untuk memeriksa apakah ada kaitan unsur kesengajaan dan kerja sama dengan pelaku penipuan.