Jakarta, FORTUNE – Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengatakan proses hilirisasi timah dapat dimulai saat smelter baru PT Timah Tbk, Top Submerged Lance (TSL) Ausmelt, rampung pada bulan November mendatang.
Jokowi mengatakan, pembangunan smelter ini menjadi perhatian pemerintah dalam merelaisasikan hilirisasi sektor tambang secara berkelanjutan. “Ini nanti akan selesai November, dan kita harapkan pergerakan hilirisasi di timah akan segera mengikuti seperti yang kita lakukan di nikel,” ujarnya dalam kunjungan ke Bangka Belitung, Kamis (20/10).
Jokowi kembali menegaskan mengenai komitmen pelarangan ekspor bahan mentah, terutama di sektor pertambangan. “Semuanya masuk ke industrial downstreaming, semuanya masuk ke hilirisasi, karena nilai tambahnya ada di situ, added value-nya ada di situ,” katanya.
Proyek Ausmelt Furnace jadi smelter pertama PT Timah selama beberapa dekade terakhir. Smelter ini dilengkapi dengan teknologi terbaru untuk mengolah atau melebur konsentrat bijih timah dengan kadar paling kecil 40 persen atau kategori low grade. Saat sudah beroperasi, smelter timah ini diperkirakan menambah efisiensi produksi 25-34 persen.