Jakarta, FORTUNE – Kementerian Perhubungan tahun ini bakal mengelola anggaran Rp32,93 triliun yang akan didistribusikan ke sejumlah program prioritas. Dari jumlah tersebut, penyerapannya ditargetkan mencapai 95,90 persen.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan tuntutan tersebut lebih rendah ketimbang 2021 yang mencapai 97,17 persen. Tahun lalu, program prioritas kementerian itu adalah pembangunan konektivitas transportasi mendukung sektor pariwisata, sektor logistik, daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan (TPK), ibu kota negara baru (IKN), serta pengembangan SDM.
Akan hal tahun ini, kementerian akan menjatah anggarannya untuk program-program prioritas sebagai berikut: infrastruktur konektivitas, pendidikan dan pelatihan vokasi, riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, dan dukungan manajemen.
“Mari kita bekerja secara profesional, akuntabel, transparan, dan menjunjung tinggi integritas dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan memastikan target-target tercapai,” kata dia.