Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemda dan PLN Diminta Pacu Pemetaan 11.000 Desa Tanpa Akses Listrik
Perbaikan tiang listrik usai tertimpa pohon tumbang (dok IDN Times)
  • Pemerintah pusat meminta pemda dan PLN mempercepat pemetaan 11.000 desa tanpa listrik hingga tingkat dusun dan rumah tangga, sebagai dasar target elektrifikasi nasional 2029-2030.
  • Program BPBL dan LisDes dijalankan untuk memperluas sambungan listrik; di Jawa Barat, LisDes mencakup 210 lokasi dan 10.893 pelanggan sepanjang 2025.
  • Di Karawang, BPBL menyasar 915 rumah tangga pada 2025, sementara pembangunan jaringan di Dusun Prau Bosok disiapkan untuk 93 calon pelanggan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
2025

BPBL di Kabupaten Karawang menjangkau 915 rumah tangga. LisDes di Jawa Barat mencakup 210 lokasi dengan 10.893 pelanggan, sementara BPBL diberikan kepada 15.831 rumah tangga.

2026

Pemerintah menargetkan BPBL menjangkau 683 rumah tangga di Kabupaten Karawang dan 25.000 rumah tangga di Jawa Barat.

2029-2030

Data identifikasi desa belum berlistrik ditargetkan tuntas. Seluruh desa di Indonesia ditargetkan dapat menikmati listrik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah mempercepat identifikasi desa belum berlistrik dan memperluas pembangunan jaringan serta bantuan sambungan listrik.
  • Who?
    Pemerintah pusat, pemerintah daerah, PLN, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terlibat dalam upaya tersebut.
  • Where?
    Program mencakup desa-desa di Indonesia, termasuk Kabupaten Karawang, Kecamatan Cilamaya Wetan, dan Dusun Prau Bosok di Jawa Barat.
  • When?
    Data ditargetkan tuntas pada 2029-2030. Program BPBL dan LisDes juga dilaksanakan pada 2025 dan ditargetkan berlanjut pada 2026.
  • Why?
    Untuk memastikan desa dan dusun mendapatkan manfaat pelayanan listrik serta membantu rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri.
  • How?
    Dengan memetakan kebutuhan elektrifikasi, membangun jaringan dan gardu distribusi, serta menyediakan BPBL berupa instalasi, sambungan PLN, SLO, dan token perdana.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah dan PLN sedang mencari desa yang belum punya listrik. Ada sekitar 11.000 desa dan banyak rumah belum punya sambungan sendiri. Mereka ingin semua desa mendapat listrik pada 2029-2030. Di beberapa tempat, rumah-rumah diberi instalasi, sambungan PLN, dan token listrik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Percepatan pendataan dan pembangunan jaringan memberi dasar yang lebih terarah untuk memperluas akses listrik. Bantuan BPBL juga mencakup instalasi, pengujian, sambungan PLN, dan token perdana, sehingga dukungan tidak berhenti pada pembangunan jaringan, tetapi menjangkau kebutuhan sambungan rumah tangga.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah pusat menginstruksikan pemerintah daerah dan PLN mempercepat identifikasi 11.000 desa tanpa akses listrik. Pemetaan tingkat dusun dan rumah tangga ini menjadi prasyarat pemenuhan target elektrifikasi nasional pada 2029-2030.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, membenarkan adanya jutaan rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri. Pendataan wilayah merupakan dasar penentuan area pembangunan jaringan dan pemberian bantuan penyambungan.

"Jadi itu yang pemerintah lakukan, agar semua desa dan dusun wajib untuk mereka mendapatkan hak yang sama, yaitu manfaat pelayanan listrik. Dan listrik ini keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Bahlil melalui keterangan tertulis, Jumat (16/10).

Untuk merealisasikan target tersebut, pemerintah menjalankan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Listrik Desa (LisDes).

Di Jawa Barat, program LisDes mencakup 210 lokasi dengan 10.893 pelanggan sepanjang 2025. BPBL di provinsi tersebut menjangkau 15.831 rumah tangga pada periode sama, serta ditargetkan menyentuh 25.000 rumah tangga pada 2026.

Di Kabupaten Karawang, penyaluran BPBL telah menyasar 915 rumah tangga pada 2025. Pemerintah menetapkan alokasi bantuan sebanyak 683 rumah tangga untuk 2026.

Dari kuota 683 rumah tangga tersebut, 299 penerima telah menggunakan listrik. Sebanyak 360 rumah tangga telah memiliki instalasi dan berstatus tunggu penyalaan. Sisa alokasi sebanyak 24 rumah tangga masih dalam proses pemasangan.

Di Kecamatan Cilamaya Wetan, target penerima BPBL tahun ini mencapai 52 rumah tangga.

Pemerintah juga membangun infrastruktur kelistrikan di Dusun Prau Bosok. Fasilitas ini meliputi Jaringan Tegangan Menengah 0,549 kilometer sirkuit, Jaringan Tegangan Rendah 0,91 kilometer sirkuit, serta satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA.

Infrastruktur ini mengakomodasi kebutuhan 93 calon pelanggan rumah tangga.

"Program yang kita lakukan adalah bagaimana meningkatkan arus masuknya listrik supaya kuat," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article