Berikut adalah beberapa ciri utama dari emerging market yang perlu diketahui:
1. Pertumbuhan ekonomi yang cepat
Salah satu indikator utama suatu negara tergolong sebagai emerging market adalah pertumbuhan ekonominya yang cepat.
Biasanya, negara-negara ini memiliki pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di atas 3 persen. Meskipun begitu, mereka belum sepenuhnya memenuhi kriteria sebagai negara maju.
2. Volatilitas tinggi
Emerging market cenderung mengalami volatilitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara maju. Faktor seperti bencana alam, ketidakstabilan politik, atau perubahan harga komoditas global bisa dengan cepat mengubah situasi ekonomi negara tersebut.
Struktur ekonomi mereka yang masih dalam transisi menjadikan mereka lebih rentan terhadap guncangan.
3. Pendapatan per kapita yang relatif rendah
Pendapatan per kapita di negara emerging market cenderung lebih rendah dibandingkan negara-negara maju. Ini mencerminkan kualitas hidup yang masih berkembang dan ketimpangan dalam distribusi kekayaan.
4. Mata uang yang fluktuatif
Negara-negara emerging market sering mengalami fluktuasi harga mata uang yang besar. Sebagai contoh, harga minyak dunia yang naik tajam dapat memicu lonjakan harga bahan bakar dalam negeri, seperti yang terjadi di Indonesia pada tahun 2022.
5. Adanya badan pengatur
Negara-negara dengan emerging market umumnya memiliki badan pengatur yang dibentuk oleh pemerintah untuk mengawasi pasar keuangan dan perdagangan. Tujuannya adalah untuk memastikan stabilitas pasar dan mencegah ketidakadilan dalam aktivitas ekonomi.
6. Sedang atau dalam proses transisi
Emerging market biasanya dalam proses transisi dari ekonomi yang tertutup menuju ekonomi yang lebih terbuka. Mereka mulai mendorong perdagangan internasional, memperkenalkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri, dan mendorong investasi asing untuk mendiversifikasi ekonomi mereka.
7. Potensi untuk berkembang
Emerging market memiliki potensi untuk berkembang lebih lanjut melalui kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi, seperti industrialisasi dan pengembangan infrastruktur.
8. Populasi muda yang besar
Banyak emerging market memiliki populasi muda yang besar, yang memberi mereka tenaga kerja melimpah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal ini memberikan peluang besar bagi negara-negara tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar global.