Jakarta, FORTUNE - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dalam negeri masih terjaga meski harga komoditas tersebut tengah melejit. Lonjakan harga itu sebelumnya dikhawatirkan akan membuat industri menggenjot ekspor ketimbang memenuhi kepentingan batu bara dalam negeri atau domestic market obligation (DMO).
“Pasokan untuk PLN saat ini masih terjaga. Kami di-support penuh oleh Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM dan kerja sama yang baik dengan pemasok tentunya,” kata Direktur Energi Primer PLN, Rudy Hendra Prastowo, kepada Fortune Indonesia, Kamis (30/9).
Rudy mengatakan PLN juga memastikan bahwa pengiriman pasokan batu bara untuk PLTU sampai saat ini masih lancar. Seandainya terlambat, lanjutnya, hal itu biasanya akibat faktor cuaca.
Perusahaan juga tidak mencemaskan kemungkinan industri batu bara akan lebih memilih meningkatkan ekspor ketimbang memenuhi kebutuhan domestik, “Pengiriman ekspor juga diatur oleh Dirjen Minerba. Jadi Dirjen Minerba yang akan mengatur,” katanya.