Jakarta, FORTUNE - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bakal melakukan rights issue atau hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) di akhir tahun ini. Aksi korporasi tersebut dilakukan seiring dengan rencana konsolidasi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) ke dalam Semen Indonesia Group (SIG).
Direktur Utama PT Semen Indonesia Dony Arsal menuturkan, payung hukum rencana tersebut, berupa Peraturan Pemerintah (PP) juga telah dikeluarkan. Ada pula restu dari Menteri Keuangan dan Menteri BUMN.
"Saat ini kami registrasi ke OJK. Akhir bulan, Insya Allah besok ekspektasi efektif dari pernyatan pendaftaran bisa kami terima," ujarnya dalam rapat di Komisi VI, Selasa (29/11).
Rencananya, pencatatan tanggal atau recording date rights issue bis dilakukan pada 14 Desember 2022. Sehingga akhir tahun rencana ini sudah dapat terealisasi. Adapun aksi korporasi tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi perseroan sama persaingan di Sumatera.
"Settlement tanggal, 20 (Desember 2022) jadi Insya Allah kalau semua lancar bisa dikonsolidasikan di akhir tahun," sebut Dony.