Jakarta, FORTUNE - Semua aktivitas manusia baik sosial maupun ekonomi pasti meninggalkan jejak karbon. Akan tetapi, kelompok masyarakat mana yang paling berkontribusi terhadap emisi karbon?
Orang-orang superkaya di dunia disebut-sebut menjadi kelas yang paling bertanggung jawab terhadap emisi karbon (yang pada gilirannya merusak iklim). Demikian kesimpulan dari hasil riset Oxfam, Institut Kebijakan Lingkungan Eropa (IEEP), dan Institut Lingkungan Stockhlom (SEI).
Menurut riset tersebut, nilai jejak karbon dari 1 persen orang superkaya di dunia akan tetap tumbuh. Sedangkan, 50 persen dari kelompok termiskin tingkat emisinya masih akan stagnan. Padahal, dunia harus membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius untuk mencegah perburukan iklim.
“Seseorang dalam 1 persen terkaya perlu mengurangi emisi mereka sekitar 97 persen dibandingkan dengan saat ini untuk mencapai tingkat ini,” tulis riset Oxfarm, seperti dikutip pada Selasa (9/11).