Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BPS: Pertumbuhan Ekonomi 99 Kabupaten/Kota Tumbuh Lampaui 6% pada Semester I 2026
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo dan Kepala BPS Amalia Adininggar. Dok Fortune Indonesia
  • Sebanyak 99 kabupaten/kota mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen pada semester I 2026.

  • Pertumbuhan tinggi didukung manufaktur, pertambangan, pertanian, peningkatan produktivitas, dan investasi.

  • Pemerintah diminta mendorong daerah yang masih di bawah rata-rata untuk mendukung target nasional 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
semester I 2026

Sebanyak 99 kabupaten/kota di Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen. Sejumlah daerah bahkan tumbuh di atas 8 persen.

Senin (12/10)

Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan data pertumbuhan ekonomi daerah di Kantor BPS, Jakarta.

2027

Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen disebut dapat tercapai apabila pertumbuhan daerah yang mencapai 6 persen dapat direplikasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 99 kabupaten/kota di Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen pada semester I 2026.
  • Who?
    BPS melalui Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan data tersebut, sementara Dradjad Wibowo menanggapi peluang target nasional 2027.
  • Where?
    Pertumbuhan tercatat di berbagai kabupaten/kota di Indonesia, termasuk Kendal, Batang, Gorontalo, dan Sidrap.
  • When?
    Pada semester I 2026; pernyataan disampaikan di Kantor BPS, Jakarta, Senin (12/10).
  • Why?
    Pertumbuhan didukung aktivitas pertambangan, industri manufaktur, peningkatan produktivitas pertanian, dan masuknya investasi.
  • How?
    Daerah meningkatkan produktivitas, mengembangkan industri pengolahan porang, membangun kawasan ekonomi khusus, dan mendorong investasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebanyak 99 kabupaten dan kota tumbuh lebih dari 6 persen. BPS menjelaskan pertumbuhan itu datang dari daerah-daerah di Indonesia. Kendal dan Batang terbantu industri, sedangkan Sidrap terbantu pertanian dan investasi. Pemerintah ingin daerah yang pertumbuhannya masih rendah ikut didorong. Target ekonomi nasional 6 persen pada 2027 bisa tercapai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Data tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah dapat ditopang oleh beragam sektor, tidak hanya pertambangan. Manufaktur, peningkatan produktivitas pertanian, pengolahan porang, dan investasi menjadi contoh sumber pertumbuhan di sejumlah wilayah. Keragaman ini memperlihatkan adanya beberapa jalur pengembangan ekonomi yang berjalan di tingkat kabupaten dan kota.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Sebanyak 99 kabupaten/kota di Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen pada semester I 2026. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional agregasi dari pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pertumbuhan ekonomi nasional agregasi dari pertumbuhan ekonomi provinsi, dan pertumbuhan ekonomi provinsi itu adalah agregasi dari pertumbuhan ekonomi kabupaten kota,” ujar Amelia di Kantor BPS, Jakarta, Senin (12/10).

Amalia juga mengatakan, sejumlah daerah bahkan mencatat pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen pada semester I 2026. Kinerja tersebut antara lain ditopang oleh aktivitas pertambangan dan industri manufaktur.

“Ada Kendal karena ditopang industri manufakturnya, kemudian ada Batang yang tumbuh 8 persen karena ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang, kemudian bahkan ada Gorontalo yang juga bisa tumbuh di atas rata-rata ekonomi nasional,” ujar Amelia.

Meski demikian, pertumbuhan tinggi tidak hanya terjadi di daerah yang mengandalkan sektor pertambangan. BPS mencontohkan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang mampu mencatat pertumbuhan mendekati 7 persen melalui peningkatan produktivitas pertanian dan masuknya investasi.

Daerah tersebut juga mengembangkan industri pengolahan porang untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian.

“Di Sidrap itu contoh kabupaten yang bisa tumbuh mendekati 7 persen karena dia meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Dia juga mendorong investasi masuk, membuat industri porang di situ, dan ekonomi bisa tumbuh,” kata Amalia.

Untuk itu, Amalia menegaskan bahwa pemerintah perlu memberi perhatian pada serta sejumlah provinsi yang pertumbuhannya masih berada di bawah rata-rata nasional.

“Beberapa provinsi juga masih tumbuh di bawah rata-rata nasional. Ini yang harus didorong,” ujar Amalia.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Wibowo mengatakan bahwa apabila pertumbuhan daerah yang mencapai 6 persen dapat direplikasi, maka target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen pada 2027 dapat tercapai.

“Kalau lihat data-data Bu Kepala, data BPS, itu rasanya mungkin bisa lebih tinggi dari 6 persen,” ujar Dradjad.

Curated For You

Editorial Team

Related Article