Jakarta, FORTUNE — Realisasi penyerapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal 2026 melonjak tajam. Hingga awal Februari, serapan setara beras tercatat sekitar 112 ribu ton, atau naik 700 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di kisaran 14 ribu ton.
Capaian ini menjadi sinyal penguatan stok nasional sekaligus membuka ruang bagi Indonesia untuk memasok beras ke negara lain.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan tren serapan yang konsisten dapat menjadi landasan bagi Indonesia untuk membantu negara sahabat yang membutuhkan pasokan beras.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (3/2).
“Mudah-mudahan ini bertahan, tetap konstan. Kalau kami lihat tadi, masuk Februari itu 112 ribu ton. Jadi aku hafal datanya Bulog. Ini kalau berlanjut, insya Allah hampir pasti mudah-mudahnya, kalau ada negara sahabat yang butuh beras, mungkin kita bisa supply,” ujar Amran.
