Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Siapa Satyawan Pudyatmoko yang Akan Jadi Kepala BPGMN?
Satyawan Pudyatmoko (kehutanan.go.id)

  • Presiden Prabowo Subianto menunjuk Satyawan Pudyatmoko sebagai calon Kepala BPGMN.

  • Satyawan dijadwalkan dilantik pekan depan, tetapi telah ditugaskan memimpin penanganan krisis karhutla di lapangan.

  • Guru Besar UGM dan Dirjen KSDAE ini berpengalaman di bidang konservasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Satyawan Pudyatmoko dikabarkan akan menjadi Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Badan ini dibentuk untuk memperkuat perlindungan dan pemulihan ekosistem gambut serta mangrove, sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman mengatakan Satyawan akan dilantik dalam waktu dekat.

“Tadi kalau tidak salah ya, Profesor Satyawan kalau nggak salah, itu dari Kementerian Kehutanan. Ya, ahlinya,” ujar Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (12/10).

Profil Satyawan Pudyatmoko

Satyawan Pudyatmoko lahir di Boyolali pada 9 Agustus 1971. Ia meraih gelar Sarjana di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada pada 1995. Pada saat yang sama, ia mulai mengabdi sebagai staf pengajar di almamaternya.

Satyawan melanjutkan pendidikan Magister Kehutanan Tropika di Georg-August-Universität Göttingen atau dikenal University of Göttingen. Ia berhasil lulus dengan tesis tentang ekologi burung raja udang di Taman Nasional Baluran pada 2001.

Pada 2005, Satyawan menempuh studi doktoralnya di universitas yang sama. Ia berhasil meraih gelar Doktor melalui riset tentang ekologi banteng di Taman Nasional Baluran.

Berlatar belakang pendidikan kehutanan, Satyawan aktif di bidang pendidikan dan penelitian, khususnya konservasi satwa liar, pengelolaan hutan, dan pelestarian ekosistem.

Perjalanan karier Satyawan Pudyatmoko

Satyawan Pudyatmoko mengawali karier akademisnya sebagai staf pengajar di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Kepala Laboratorium Satwa Liar, Ketua Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, hingga Wakil Dekan.

Pada 2012–2016, Satyawan menjabat sebagai Dekan Fakultas Kehutanan UGM. Ia juga pernah memimpin Kelompok Kerja Gambut pada 2016–2018 atas penugasan Rektor UGM.

Di bidang penelitian, Satyawan berfokus pada konservasi satwa liar dan pemulihan habitat, termasuk lutung, harimau, dan gajah Sumatra. Keahliannya di bidang tersebut mengantarkannya menjadi Guru Besar UGM dalam Ilmu Pengelolaan Satwa Liar.

Di luar dunia akademis, Satyawan pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Perencanaan dan Evaluasi di Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM). Sejak Mei 2023, ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) di Kementerian Kehutanan.

Aktif dalam kegiatan organisasi

Satyawan merupakan sosok yang aktif dalam berbagai kegiatan organisasi. Ia tercatat sebagai anggota International Union of Forest Research Organizations (IUFRO) dan Wild Cattle Specialist Group dari International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Ia juga pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan Indonesia (APIK Indonesia). Organisasi tersebut mencakup lebih dari 300 ilmuwan di Indonesia.

Kekayaan Satyawan Pudyatmoko

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2025, kekayaan Satyawan Pudyatmoko diperkirakan mencapai Rp3,755 miliar. Sumber utama asetnya berasal dari sektor properti senilai Rp3,103 miliar, di antaranya:

  • Tanah sebesar 300 meter persegi dengan luas bangunan 150 meter persegi di Kabupaten Sleman senilai Rp1,4 miliar.

  • Beberapa tanah dalam berbagai ukuran di Boyolali dengan nilai total mencapai Rp1,703 miliar. 

Satyawan juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin sebesar Rp97 juta. Aset tersebut mencakup mobil Toyota Yaris senilai Rp80 juta, sepeda motor Honda CBR Rp15 juta, dan Honda Supra X Rp2 juta.

Harta bergerak lainnya senilai Rp220 juta serta kas dan setara kas sebesar Rp385 juta. Kewajiban atau utang Satyawan dilaporkan sebesar Rp50 juta. 

Satyawan Pudyatmoko akan dilantik jadi Kepala BPGMN

Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Satyawan Pudyatmoko sebagai calon Kepala BPGMN. Ia ditugaskan untuk langsung memimpin penanganan krisis karhutla di lapangan sebelum prosesi seremonial pelantikan.

Sebelum itu, Prabowo memutuskan pembentukan BPGMN pada 24 September 2026. Langkah tersebut diambil setelah dirinya berdiskusi dengan sejumlah akademisi dan pakar mengenai pengelolaan lahan gambut serta penanganan kebakaran.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan BPGMN akan bekerja langsung di bawah presiden. Posisi kelembagaannya berbeda dengan BRGM yang berada di bawah Kementerian Kehutanan.

“Badan ini akan langsung berada di bawah Pak Presiden, diisi oleh para ilmuwan dan juga para profesional yang kemudian juga dilengkapi dengan anggaran yang cukup,” ujar Raja Juli.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan BPGMN akan berfokus pada penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya tersebut dilakukan melalui penelitian, pemetaan, sistem deteksi dini, dan pemantauan titik panas di kawasan gambut.

“Badan ini akan melibatkan para ilmuwan dan profesional," ujar Teddy.

Selanjutnya, Satyawan Pudyatmoko dijadwalkan dilantik sebagai Kepala BPGMN oleh Prabowo Subianto pada pekan depan.

FAQ seputar profil Satyawan Pudyatmoko

Siapa itu Satyawan Pudyatmoko?

Satyawan Pudyatmoko adalah seorang akademisi, peneliti, dan tenaga ahli di bidang kehutanan serta konservasi alam di Indonesia.

Bagaimana latar belakang pendidikan Satyawan Pudyatmoko?

Satyawan meraih gelar Sarjana di Fakultas Kehutanan UGM, menempuh pendidikan magister dan doktoral di Georg August University Goettingen, Jerman.

Seperti apa perjalanan karier Satyawan Pudyatmoko?

Satyawan berkarier sebagai staf pengajar dan akademisi di Fakultas Kehutanan UGM sejak 1995.

Kenapa Satyawan Pudyatmoko ditunjuk jadi Kepala BPGMN?

Ia dinilai memiliki pengalaman dan pengetahuan yang relevan dengan sektor tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article