SHARIA

Ini 4 Tips Pengelolaan Keuangan Syariah bagi Milenial

Pengelolaan keuangan harus spesifik dan terukur.

Ini 4 Tips Pengelolaan Keuangan Syariah bagi MilenialGandi Purwandi/Shutterstock
11 October 2021
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE -  Laznas Bangun Sejahtera Mitra Umat (Laznas BSMU) bersama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berkomitmen meningkatkan literasi dan edukasi mengenai ekonomi syariah ke berbagai lini masyarakat.  

Untuk mencapai hal tersebut, Laznas BSMU bersama BSI menyelenggarakan webinar LIKES Talk dengan tema “Millenial Jago Atur Duit” Sabtu (9/10). Hadir dalam acara ini Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh; CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia; dan perwakilan Likes & Educational Group Manager Laznas BSMU. 

Seperti diketahui, Golongan masyarakat yang paling potensial untuk menggerakkan ekonomi syariah adalah masyarakat milenial. Oleh karena itu dalam acara tersebut diberikan tips bagi milenial dalam mengelola keuangan.

1. Pengelolaan uang harus bertujuan spesifik

CFO Fineaja, Zahra Nabila Kurnia memberikan beberapa tips dalam mengelola keuangan. Pada tips pertama, milenial harus mempunyai spesifik tujuannya dalam menabung atau mencapai tujuan finansial tertentu. "Harus jelas untuk apa, mengapa, dan kapan targetnya,” kata Zahra.   

Seperti diketahui, gaya hidup milenial terlihat kurang memperhatikan soal finansial. Kebiasaan "nongkrong" di cafe atau makanan cepat saji membuat milenials sulit untuk menabung. Oleh karena itu niat tujuan harus ditentukan oleh milenial untuk menabung.

2. Terukur dalam perencanaan keuangan

Tips kedua, pengelolaan keuangan harus terukur tujuan dan perencanaan keuangannya. Untuk pengelolaan budget, Zahra memberikan tips bisa menggunakan rule 50/30/20. 

Dalam mekanisme pengelolaan keuangan ini, disarankan mengalokasikan 50% uang yang dimiliki untuk keperluan esensial seperti rumah, tagihan, transportasi dan asuransi. Untuk 30% sisanya bisa digunakan untuk budget entertainment yaitu belanja dan hobi. Sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tujuan keuangan, dan tabungan masa tua. 

Related Topics