Jakarta, FORTUNE - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyatakan total dana haji yang mereka kelola telah mencapai Rp169 triliun. Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, mengatakan jumlah itu akan terus bertambah seiring semangat umat muslim Indonesia untuk menunaikan rukun Islam terakhir.
Harry memaparkan data tersebut dalam pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Stakeholder Advisory Strategi Pengelolaan Keuangan Haji dan Sosialisasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1443 H di Pariaman, Minggu (11/12)
"Uang tersebut diinvestasikan secara syariah, aman, dan penuh kehati-hatian. Kami selalu dikawal oleh Komisi VIII DPR dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)," ujarnya seperti dikutip Antara.
Pengawasan atas BPIH membuat investasi yang dilakukan lembaga tersebut haruslah yang terbaik sehingga tidak saja aman, namun juga memberikan nilai manfaat yang besar, katanya.
Selain itu, nilai manfaat tersebut bukan saja harus dapat mensubsidi keberangkatan haji melainkan juga dapat membantu peningkatan pendidikan, agama dan kesehatan. Bahkan dengan nilai manfaat itu, pihaknya dapat mengurangi biaya akomodasi pelaksanaan haji dengan pembangunan rumah Indonesia di Makkah.