Jakarta, FORTUNE - Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) meyakini perusahaan rintisan atau startup syariah nasional masih akan terus berkembang. Bahkan, startup syariah diyakini masih akan mendapatkan suntikan dana di tengah fenomena tech winter yang terjadi di dunia.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum AFSI, Ronald Yusuf Wijaya saat menghadiri Halal Super Angels (HASAN) Demo Day Jakarta 2024. Seperti diketahui, tech winter ini kerap digambarkan sebagai kondisi kelam perusahaan startup lantaran tidak mampu mendapatkan pendanaan dari investor. Bahkan, tak sedikit startup yang harus gulung tikar. Berdasarkan data DailySocial, pendanaan startup Indonesia mengalami penurunan 33,19 persen di 2023 yang mencapai US$2,85 miliar.
“Memang beberapa venture capital atau lembaga keuangan sedang menahan diri, karena ketidakpastian global ekonomi, tapi saya yakin investor ritel masih banyak yang melihat peluang untuk support start up halal. Peluang investasi itu juga bisa datang karena fear. Dalam beberapa tahun mendatang, industri halal pun kan semakin berkembang,” ujar Ronald di Jakarta, Rabu (7/8).