Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Cara Lacak Kapal Pertamina di Selat Hormuz secara Real-time
potret kapal tanker Pertamina (pertamina-pis.com)
  • Kapal Pertamina dapat dilacak real-time menggunakan platform AIS seperti MarineTraffic dan VesselFinder.

  • Dua kapal, Pertamina Pride dan Gamsunoro, masih berada di Teluk Persia menunggu izin melintas.

  • Pemerintah Indonesia dan Iran sedang menyelesaikan koordinasi teknis untuk memastikan pelayaran aman.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — Pergerakan kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz menjadi perhatian seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan tersebut.

Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) dilaporkan masih berada di sekitar Teluk Persia, sementara pemerintah Indonesia terus berkoordinasi dengan Iran agar kapal dapat melintas dengan aman.

Kementerian Luar Negeri RI menyatakan telah menerima respons positif dari Iran terkait permintaan tersebut. “Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujar Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela di Jakarta, Jumat (27/3).

Pernyataan ini menegaskan adanya kemajuan diplomatik, yang kemudian ditindaklanjuti pada aspek teknis dan operasional agar pelayaran kapal dapat dilanjutkan.

Cara lacak kapal Pertamina secara real-time

Pergerakan kapal tanker dapat dipantau publik melalui sejumlah platform pelacakan maritim berbasis Automatic Identification System (AIS). Teknologi ini memungkinkan posisi kapal diperbarui dalam hitungan menit.

Berikut beberapa platform yang umum digunakan:

1. MarineTraffic

MarineTraffic menjadi salah satu situs paling populer untuk melacak posisi kapal global. Pengguna cukup membuka situs resmi dan memasukkan nama kapal seperti Pertamina Pride atau Gamsunoro pada kolom pencarian. Peta digital akan menampilkan posisi kapal secara langsung, biasanya ditandai dengan ikon panah.

Platform ini juga menyediakan informasi tambahan seperti kecepatan kapal, tujuan pelayaran, hingga status operasional, misalnya sedang berlayar atau lego jangkar.

2. VesselFinder

VesselFinder menawarkan fungsi serupa dengan tampilan yang lebih sederhana. Setelah memasukkan nama kapal, sistem akan menampilkan titik lokasi kapal di peta beserta data teknisnya.

Data yang tersedia mencakup posisi terakhir, estimasi waktu tiba (ETA), serta rute perjalanan. Berdasarkan penelusuran terbaru, kapal Pertamina Pride terpantau berada di Teluk Persia dan diperkirakan menuju Indonesia.

3. Shipfinder

Shipfinder juga menyediakan pelacakan real-time dengan informasi detail kapal. Selain lokasi, platform ini menampilkan spesifikasi seperti tahun pembuatan kapal, bobot, hingga bendera yang digunakan.

Penggunaan ketiga platform ini tidak memerlukan instalasi aplikasi karena dapat diakses langsung melalui browser.

Posisi terbaru kapal Pertamina

Data per Senin (30/3) menunjukkan dua kapal Pertamina masih berada di kawasan Teluk Persia. VLCC Pertamina Pride terpantau berada di perairan tersebut dan diperkirakan tiba di Indonesia pada 2 April 2026. Kapal ini mengangkut minyak mentah untuk kebutuhan energi domestik.

Sementara itu, kapal Gamsunoro dilaporkan sempat berlabuh di Basrah Oil Terminal, Irak, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Dubai, Uni Emirat Arab. Kapal tersebut melayani kargo milik pihak ketiga.

Di sisi lain, dua kapal lainnya yakni PIS Rinjani dan PIS Paragon telah keluar dari area konflik lebih awal. Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menyampaikan kondisi kapal yang masih tertahan tetap aman.

“Saat ini, terdapat 2 unit kapal yang masih beroperasi di kawasan Timur Tengah yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro yang berada di Teluk Arab. Kapal-kapal ini sedang menunggu situasi aman untuk dapat keluar melalui Selat Hormuz. Keduanya dalam kondisi aman,” ujar Vega dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3).

Faktor yang memengaruhi pergerakan kapal

Pergerakan kapal di Selat Hormuz tidak hanya bergantung pada kondisi teknis, tetapi juga dipengaruhi situasi geopolitik. Iran sebelumnya membatasi akses pelayaran setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Kebijakan tersebut membuat sejumlah kapal tertahan di kawasan, termasuk kapal komersial dan tanker minyak. Diperkirakan sekitar 1.900 kapal sempat terdampak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Iran kemudian membuka akses terbatas bagi negara yang dianggap tidak terlibat dalam konflik. Kebijakan ini berdampak langsung pada distribusi energi global, mengingat sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati Selat Hormuz.

Proses lanjutan menunggu izin

Meskipun telah ada sinyal positif dari Iran, proses keberangkatan kapal tetap memerlukan koordinasi teknis. Pemerintah Indonesia bersama PIS masih membahas aspek operasional agar pelayaran dapat dilakukan dengan aman.

“PIS dan Kementerian Luar Negeri sedang membahas hal teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,” ujar Vega dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/3).

Proses ini menjadi penentu utama sebelum kapal dapat keluar dari kawasan Selat Hormuz.

FAQ cara lacak kapal Pertamina di Selat Hormuz

Bagaimana cara melacak kapal Pertamina secara real-time?

Gunakan situs seperti MarineTraffic, VesselFinder, atau Shipfinder dengan memasukkan nama kapal.

Kapal Pertamina apa saja yang masih di Selat Hormuz?

VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di kawasan Teluk Persia.

Apakah kapal Pertamina sudah diizinkan melintas?

Pemerintah Indonesia telah menerima respons positif dari Iran dan sedang menindaklanjuti aspek teknis.

Editorial Team