Jakarta, FORTUNE - Deloitte merilis laporan tahunan Tech Trends ke-16, yang mendalami perubahan signifikan dalam lanskap kecerdasan buatan (AI) selama setahun terakhir. Laporan ini juga memberikan panduan untuk 18–24 bulan mendatang, menyoroti bagaimana AI kini semakin terintegrasi dalam berbagai aspek kehidupan dan bisnis.
Menurut laporan tersebut, AI tidak lagi menjadi teknologi yang tampak menonjol di permukaan. Sebaliknya, teknologi ini kini bergerak di balik layar, menjadi lapisan dasar yang mendukung operasi bisnis utama. Mike Bechtel, Chief Futurist Deloitte dan salah satu penulis laporan, menyebut AI mirip dengan listrik atau internet, yang jarang diperhatikan tetapi sangat penting.
“Perbedaan antara 18–24 bulan ke depan dengan periode sebelumnya adalah AI bergerak di balik layar. Kita melihat AI menjadi fondasi dari semua aspek bisnis yang perlu kita lakukan dan pikirkan," ujar Bechtel, melansir ZDNET pada Jumat (13/12).
Seiring dengan AI yang meresapi hampir di seluruh operasi bisnis, kekhawatiran awal terhadap teknologi ini mulai berkurang. Pemimpin bisnis kini menghadapi tantangan baru: bagaimana memanfaatkan AI secara optimal. Mereka mulai mengeksplorasi berbagai konsep seperti peningkatan perangkat keras, model bahasa kecil (SLM), AI berbasis agen, dan lainnya.