Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Kecepatan Unduh Internet RI Capai 95 Mbps, Area Bali Lampaui Rata-Rata
ilustrasi internet nyala (pexels.com/Brett Jordan)
  • Rata-rata kecepatan unduh nasional selama mudik Lebaran 2026 mencapai 95 Mbps, dengan Bali mencatat 105 Mbps dan Bandara Ngurah Rai menembus hingga 250 Mbps.
  • Pemerintah memproyeksikan lonjakan trafik komunikasi hingga 40 persen akibat kebijakan Work From Anywhere pada 25–27 Maret 2026, sehingga pengawasan jaringan diperketat hingga 29 Maret.
  • Kementerian Komdigi menyiagakan sekitar 500 posko dan 35 Balmon SFR di seluruh Indonesia untuk menjaga stabilitas jaringan serta menangani lebih dari 90 persen keluhan pengguna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan bahwa kualitas jaringan nasional terjaga selama masa mudik Lebaran 2026. Rata-rata kecepatan unduh nasional mencapai 95 Megabytes per second (Mbps) dan kecepatan unggah mencapai 42 Mbps.

Bahkan, di kawasan Bali, angka kecepatan unduh mencapai 105 Mbps, atau di atas rata-rata nasional.  “Di Bandara Ngurah Rai sendiri kecepatannya di atas 200 Mbps, bahkan sampai 250 Mbps,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangannya, dikutip Rabu (25/3).

Sebelumnya, pemerintah memperkirakan trafik komunikasi masyarakat meningkat hingga 40 persen selama masa libur Lebaran tahun ini. Proyeksi tersebut sejalan dengan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang ditetapkan pemerintah mulai 25 Maret 2026 hingga 27 Maret 2026.

Untuk itu, Kementerian Komdigi memastikan bahwa pengawasan atas jaringan seluler akan terus dilakukan hingga 29 Maret 2026 mendatang. Selain jaringan seluler, Kemkomdigi juga memantau keamanan frekuensi penerbangan. Interferensi frekuensi atau gangguan pada sinyal komunikasi terpantau sangat minim, yakni di bawah 30 detik.

Kondisi ini dipastikan aman dan tidak membahayakan tingginya lonjakan frekuensi penerbangan selama musim mudik.

Untuk menjaga kelancaran komunikasi masyarakat, Kemkomdigi dan operator seluler telah menyiagakan sekitar 500 posko yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko tersebut disiagakan untuk memastikan layanan telekomunikasi tetap berjalan optimal dan spektrum frekuensi radio aman dari potensi gangguan selama periode mudik.

Selain itu, terdapat 9 titik posko strategis yang disiapkan di lokasi dengan mobilitas tinggi, seperti bandara, stasiun, hingga pelabuhan.

Kemkomdigi telah menyediakan 35 unit pelaksana teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) yang tersebar di berbagai daerah. Dari Balmon SFR tersebut, Kemkomdigi bersama operator telah mengatasi lebih dari 90 persen keluhan yang masuk telah langsung ditangani.

Editorial Team