Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Multipolar Technology Dorong Implementasi Agentic AI di BPD
BPD Forum ke-20 bertema “Securing Financial Transformation: Navigating Change, Driving Impact with Agentic AI” yang diselenggarakan oleh PT Multipolar Technology Tbk dan Asbanda di Bali pada 11-13 Februari 2026/Dok: Multipolar Technology
  • Agentic AI disebut sebagai katalis transformasi digital bagi BPD untuk memperkuat keamanan siber.

  • Agentic AI menjadi enabler strategis bagi 27 BPD di Indonesia.

  • Keberhasilan implementasi Agentic AI bergantung pada kesiapan data yang valid dan analytics yang kuat.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Implementasi Agentic AI kini dipandang sebagai katalis penting bagi transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) dalam membentengi sistem dari serangan siber. Keharusan yang bersifat mendesak ini mengemuka menyusul laporan Indonesia Anti Scam Center (IASC) mengenai lonjakan kasus scam finansial dengan total kerugian Rp9,1 triliun hingga Januari 2026.

Isu tersebut mengemuka dalam ajang BPD Forum ke-20 yang berlangsung di Bali pada 11-13 Februari 2026.

Senior Vice President Multipolar Technology, Achmad Fakhrudin, menyatakan Agentic AI bukan sekadar tren teknologi, melainkan enabler strategis bagi evolusi BPD.

Berdasarkan data Asosiasi Bank Daerah (Asbanda), saat ini terdapat 27 BPD di seluruh Indonesia—mencakup 24 BPD konvensional dan 3 BPD syariah—yang berperan penting menggerakkan perekonomian daerah.

“Pemanfaatan Agentic AI menjadi kunci untuk membuka nilai bisnis baru sekaligus memperkuat daya saing perbankan daerah di tengah percepatan inovasi teknologi serta tekanan kompetisi dari fintech, neobank, dan channel bisnis lainnya,” kata Achmad dalam keterangan resmi, dikutip Senin (2/3).

Adopsi teknologi ini, menurutnya, kini telah bergeser dari tahap eksperimental menuju implementasi nyata yang menghasilkan nilai bisnis. Untuk tahap awal, BPD dapat memfokuskan pemanfaatan Agentic AI pada empat use case utama: AI Ops untuk optimalisasi operasional; AI-Driven Security guna meningkatkan perlindungan keamanan siber; AI Testing untuk mempercepat siklus pengujian sistem; dan AI Transaction Network Analysis untuk deteksi risiko melalui analisis pola transaksi.

Keempat aspek tersebut dinilai akan memberikan dampak optimal jika dijalankan di atas platform AI yang menyediakan orkestrasi model, automasi pipeline, pemantauan, serta tata kelola AI yang transparan.

Sebagai system integrator, Multipolar Technology memastikan integrasi Agentic AI dapat selaras dengan core banking, digital channel, maupun sistem pendukung lainnya milik BPD. Namun, keberhasilan teknologi ini juga mensyaratkan kesiapan infrastruktur data di internal bank.

Vice President Divisi AI dan Big Data Analytics PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Robby Indarto, menerangkan bahwa validitas dan keandalan data merupakan fondasi mutlak. Menurutnya, sebelum mengembangkan AI, institusi perbankan harus mematangkan sisi analitiknya.

“Di bank-bank besar seperti BNI, analitik terbagi menjadi dua: data analytics atau business analytics yang berfokus pada peristiwa yang sudah terjadi, serta data science yang lebih maju dengan memanfaatkan data dan AI untuk membuat prediksi serta mengotomatisasi pengambilan keputusan,” kata Robby.

Ia meyakini Agentic AI berperan besar dalam membangun organisasi yang lebih cerdas, aman, efisien, dan personal. Transformasi ini akan makin berdampak jika dibarengi dengan tata kelola yang baik serta kolaborasi intensif antara industri perbankan dan jaringan mitra teknologi.

Sejalan dengan dorongan transformasi tersebut, pada 2025 PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) membukukan kinerja keuangan yang solid dengan laba bersih Rp336 miliar.

Raihan tersebut ditopang oleh pendapatan perusahaan yang mencapai Rp3,84 triliun, tumbuh 2,93 persen secara tahunan (year-on-year). Pertumbuhan ini disokong oleh peningkatan volume penjualan perangkat keras serta layanan teknologi yang menjadi lini bisnis utama perusahaan.

Editorial Team