Jakarta, FORTUNE – Produsen elektronik Korea Selatan, Samsung Electronics berencana melipatgandakan jumlah perangkat mobile yang dilengkapi fitur “Galaxy AI” pada tahun ini, yang sebagian besar ditenagai oleh Gemini milik Google. Langkah ini berpotensi memberi perusahaan keunggulan di atas para pesaingnya seiring memanasnya kompetisi global di bidang kecerdasan buatan.
Samsung, yang hingga tahun lalu telah menghadirkan fitur AI berbasis Gemini ke sekitar 400 juta produk mobile—termasuk ponsel pintar dan tablet—berencana meningkatkan jumlah tersebut menjadi 800 juta unit pada 2026.
“Kami akan menerapkan AI ke semua produk, semua fungsi, dan semua layanan secepat mungkin,” ujar T.M. Roh, co-CEO Samsung Electronics dikutip dari Reuters, Selasa (6/1).
Rencana dari pendukung terbesar platform mobile Android milik Google ini diperkirakan akan memberi dorongan besar bagi Google sebagai pengembang, yang saat ini tengah bersaing ketat dengan OpenAI dan pemain lain untuk menarik lebih banyak pengguna konsumen ke model AI mereka.
Samsung berupaya merebut kembali kejayaannya di pasar ponsel pintar dari pesaing terberatnya, Apple sekaligus menahan laju persaingan dari rival asal Cina, tidak hanya di ponsel, tetapi juga di televisi dan peralatan rumah tangga.
Samsung akan menawarkan layanan AI terintegrasi di seluruh produk konsumennya untuk memperluas keunggulan atas Apple dalam fitur-fitur tersebut, meski Apple diperkirakan menjadi produsen ponsel pintar terbesar tahun lalu, menurut lembaga riset pasar Counterpoint.
