Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
SAP Perkuat AI Enterprise, Gandeng NVIDIA hingga Microsoft
Dok. SAP SE
  • SAP meluncurkan Autonomous Enterprise dan SAP Business AI Platform di ajang SAP Sapphire 2026, memperluas kemitraan strategis dengan raksasa teknologi seperti NVIDIA, Microsoft, Google Cloud, dan AWS.
  • Platform baru ini mengintegrasikan AI agents ke dalam proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta membuka peluang pendapatan baru melalui otomatisasi end-to-end di berbagai fungsi perusahaan.
  • SAP menyiapkan investasi €100 juta guna mempercepat adopsi AI assistants berbasis SAP Business AI Platform dan menghadirkan lebih dari 50 Joule Assistants untuk mendukung transformasi digital pelanggan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - SAP meluncurkan Autonomous Enterprise dalam ajang SAP Sapphire 2026 di Orlando, Amerika Serikat, pada 12 Mei 2026. Perusahaan juga memperkenalkan SAP Business AI Platform yang terintegrasi sekaligus memperluas kemitraan strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi global, antara lain Anthropic, Amazon Web Services, Google Cloud, Microsoft, NVIDIA, Palantir Technologies, Accenture, Mistral AI, Cohere, n8n, Parloa, dan Conduct.

Christian Klein, CEO SAP SE, mengatakan Autonomous Enterprise dapat membantu mengotomatisasi proses bisnis penting melalui kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) secara lebih strategis, aman, dan efisien.

“Untuk proses-proses yang sangat krusial bagi pelanggan kami, hasil yang ‘hampir benar’ saja tidak cukup,” ujar Christian, dalam keterangan pers, Rabu (13/5).

Dengan menyatukan SAP Business AI Platform dan SAP Autonomous Suite, SAP menanamkan AI agents langsung ke dalam proses bisnis, data, dan tata kelola perusahaan agar mampu menghadirkan hasil yang akurat, patuh regulasi, dan aman, sekaligus membuka sumber pendapatan baru dan efisiensi biaya yang signifikan.

Autonomous Enterprise mencakup platform AI terpadu untuk membangun dan mengelola AI agents, autonomous suite untuk operasional bisnis inti, serta pengalaman pengguna baru dalam penggunaan perangkat lunak perusahaan. Namun, Christian tak menyebutkan berapa yang digelontorkan perusahaan untuk pengembangan teknologi tersebut.

SAP Business AI Platform diklaim menjadi fondasi baru perusahaan untuk membangun dan menerapkan AI enterprise berbasis konteks bisnis. Platform tersebut mengintegrasikan SAP Business Technology Platform, SAP Business Data Cloud, dan SAP Business AI dalam satu lingkungan dengan tata kelola terintegrasi.

Platform ini juga didukung SAP Knowledge Graph yang memungkinkan AI agents memahami entitas bisnis, proses, serta hubungan data di dalam sistem SAP pelanggan. Selain itu, SAP menghadirkan Joule Studio sebagai solusi AI-first untuk membangun enterprise agents, aplikasi, dan alur kerja berbasis AI.

SAP juga memperkenalkan SAP Autonomous Suite yang memungkinkan aplikasi bisnis SAP diperkuat dengan AI agents yang dapat menjalankan proses bisnis secara end-to-end.

Suite tersebut akan menghadirkan lebih dari 50 Joule Assistants untuk berbagai fungsi bisnis, seperti finance, supply chain, procurement, human capital management, dan customer experience.

"Para assistants tersebut akan mengotomatisasi proses melalui lebih dari 200 specialized agents," ujarnya.

Salah satu fitur terbaru, Autonomous Close Assistant, diklaim mampu memangkas proses financial close dari hitungan minggu menjadi beberapa hari melalui otomatisasi jurnal, rekonsiliasi, hingga penyelesaian error.

SAP juga meluncurkan Industry AI dengan tujuh solusi otonom untuk mendukung operasional lintas industri. Dalam ajang SAP Sapphire, perusahaan menampilkan kolaborasinya dengan perusahaan energi asal Eropa, RWE, dalam memanfaatkan Industry AI guna mengurangi downtime tidak terencana pada turbin angin lepas pantai.

Selain itu, SAP memperkenalkan Joule Work yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan AI untuk menjalankan workflow, mengakses data, hingga mengelola agents tanpa harus berpindah antar aplikasi.

Untuk mempercepat adopsi Autonomous Enterprise, SAP menyiapkan dana investasi sebesar €100 juta bagi mitra perusahaan untuk membantu implementasi AI assistants dan agents berbasis SAP Business AI Platform.

SAP juga meningkatkan penawaran RISE with SAP dan SAP GROW dengan menambahkan akses ke portofolio Joule Assistants. Pelanggan SAP S/4HANA on-premises dan SAP ERP Central Component (SAP ECC) juga akan memperoleh akses ke sejumlah skenario AI tertentu dalam proses transformasi menuju cloud ERP.

Perusahaan turut memperkenalkan tooling transformasi berbasis AI agents yang diklaim mampu mengurangi upaya migrasi ERP lebih dari 35 persen melalui otomatisasi analisis sistem, remediasi kode, konfigurasi, dan pengujian.

Editorial Team